Sabtu, 20 Jun 2026 23:36 WIB

Konvoi Perguruan Silat Berujung Tawuran di Lamongan, 159 Pesilat Diamankan

Polisi mengamankan oknum pesilat terlibat terlibat tawuran dengan warga di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Polisi mengamankan oknum pesilat terlibat terlibat tawuran dengan warga di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Konvoi perguruan silat berujung tawuran kembali terjadi di Lamongan. Polisi mengamankan 159 pesilat beserta 80 unit kendaraan.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Sukodadi - Karanggeneng pada pukul 21.00 WIB - 00.30 WIB. Bermula dari massa konvoi bergerak dari Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sesampainya di Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, tawuran antara massa pesilat dan warga pun tak dapat dibendung.

Kapolsek Karanggeneng, AKP Yuli Endarwati mengungkapkan aksi konvoi diketahui merupakan aksi lanjutan dari insiden sebelumnya, yakni pengeroyokan pada Minggu (25/2/2024).

"Keterangan salah satu oknum, aksi ini bermula dari undangan flayer grup Whatsapp yang akan melaksanakan konvoi untuk hitamkan Lamongan atas kasus kejadian aksi pengeroyokan," kata Kapolsek, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dalam kejadian ini, polisi tak hanya mengamankan pesilat, melainkan juga sejumlah senjata tajam, berupa 1 buah tang/bende, 1 buah celurit, 1 pisau, 1 tongkat besi, dan ruyung.

"Oknum dari perguruan silat saat ini berserta kendaraan diamankan ke Polres Lamongan, untuk pendataan," bebernya.

Dalam tawuran ini, 3 orang terdata menjadi korban pengeroyokan massa pesilat, di antaranya, yakni korban Umar Abdul (16), Deni (28), dan Yoga (16).

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Korban Umar mengalami luka ringan di wajah, dan 2 luka sabetan di punggung, kemudian korban Deni mengalami luka wajah dan bibir sabetan sajam, dan Yoga mengalami luka punggung," ujarnya.

Dari infomasi yang dihimpun, sebanyak 159 pesilat yang diamankan merupakan massa gabungan wilayah Lamongan dan luar Lamongan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.