Kamis, 18 Jun 2026 07:40 WIB

Polisi Tegaskan Video Aliran Sesat Tukar Pasangan Dibuat Hanya untuk Konten

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 27 Feb 2024 15:45 WIB
Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adisatria. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adisatria. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adisatria mengatakan bahwa video viral aliran sesat yang memperbolehkan jemaahnya bertukar pasangan merupakan konten yang dibuat oleh Samsudin. Konten tersebut dibuat di wilayah Jawa Barat.

Polres Blitar sudah memintai keterangan terhadap Samsudin. Dirinya pun mengakui bahwa video itu dibuat hanya untuk konten sebagai upaya menaikkan penontonnya di YouTube. Samsudin sengaja membuat konten fiktif dengan tujuan agar dirinya menjadi terkenal.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

“Jadi saya sampaikan untuk video viral yang dilakukan Samsudin itu ada hal yg harus saya tegaskan pertama bahwa video itu dibuat hanya untuk menaikkan subciber yang bersangkutan, kedua pengobatan itu tidak ada, fiktif belaka,” jelas Wiwit, Selasa (27/2/2024).

Wiwit memastikan bahwa aliran sesat yang beredar di media sosial tersebut fiktif. Dirinya juga memastikan tidak ada aliran sesat di Kabupaten Blitar seperti yang ada di video tersebut.

“Yang disebutkan di video itu fiktif tidak ada di wilayah Kabupaten Blitar,” tegasnya.

Wiwit pun menegaskan bahwa Polres Blitar tidak akan tinggal diam terkait video yang meresahkan masyarakat tersebut. Pihaknya telah mendatangi Samsudin atau yang terkenal dengan sebutan Gus Din, untuk klarifikasi terkait hal itu.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Hasilnya, Samsudian mengakui kesalahannya dan siap untuk memberikan klarifikasi terkait video aliran sesat bertukar pasangan. Jika Samsudin tidak membuat klarifikasi, maka Polres Blitar bakal melanjutkan proses hukumnya.

“Deskription video di bawah ada disklaimernya ini agak culas dan meresahkan yang bersangkutan pagi ini berjanji membuat klarifikasi terkait video itu karena ini meresahkan,” tegasnya.

Ditanya soal proses hukum lanjutan, Wiwit masih akan menunggu janji dari Samsudin membuat klarifikasi. Jika tidak ada klarifikasi, maka pihaknya akan mengambil sikap tegas terhadap kasus ini.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

“Perlu kedewasaan untuk yang melihat atau yang membuat tidak perlu membuat konten yang meresahkan untuk meningkatkan follower. Ini perlu kedewasaan dari konten kreator maupun masyarakat,” tutupnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.