Selasa, 16 Jun 2026 01:24 WIB

SMAN 3 Surabaya Pastikan Perekaman E-KTP Selesai 100 Persen

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 27 Feb 2024 15:24 WIB
Proses perekaman e-KTP di SMAN 3 Surabaya. (Foto: Humas SMAN 3 Surabaya for jatimnow.com)
Proses perekaman e-KTP di SMAN 3 Surabaya. (Foto: Humas SMAN 3 Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah dikabarkan beberapa siswanya menolak perekaman e-KTP karena hal sepele, kini pihak SMA Negeri 3 Surabaya pastikan semuanya sudah mengikuti perekaman 100 persen.

Waka Humas SMAN 3 Surabaya, Theo Gunawan Wahana mengatakan, siswa yang tidak mau melakukan perekaman itu, karena pikiran jangka pendek para siswa.

Baca Juga: Urus Adminduk di Surabaya Bisa Pakai Aplikasi, Cukup 1 Genggaman

Namun, setelah dilakukan pendampingan dan diberikan penjelasan terkait pentingnya perekaman e-KTP, semua siswa SMAN 3 Surabaya kini sudah melakukan perekaman 100 persen.

"Setelah kita berikan pengetahuan, diberi paparan, setelah diberi nasihat, akhirnya anak-anak itu menyadari kesalahan dari pikiran jangka pendek mereka. Akhirnya mereka memahami pentingnya perekaman KTP itu," kata Theo pada jatimnow.com, Selasa (27/2/2024).

Theo menjelaskan, Dispendukcapil Surabaya memberikan waktu selama tiga hari untuk melakukan perekaman e-KTP. Selama jangka waktu itu semua siswa dipastikan mengikuti perekaman.

"Kecuali anak-anak yang izin sakit pada waktu perekaman itu. Tetapi untuk keseluruhan sudah ikut (perekaman e-KTP)," ujarnya.

Baca Juga: SLB Patrang Jember Ajak Siswa ke Dispendukcapil, Belajar Mengurus Adminduk

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 3 Surabaya Sunawan Hadi Santoso mengatakan, bahwa pihaknya akan mendukung penuh semua program yang dilakukan oleh pemerintah.

"Kami selalu mendukung program yang dilakukan pemerintah, salah satunya perekaman e-KTP ini. Dan program ini berjalan sukses serta semua siswa sudah melakukan perekaman 100 persen," kata Sunawan.

Diberitakan sebelumnya, bahwa peristiwa unik terjadi saat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya melakukan perekeman e-KTP di SMAN 3 Surabaya. Para siswa menolak difoto hanya gara-gara takut fotonya jelek.

Baca Juga: Politisi Demokrat Surabaya jadi Korban Salah Sasaran Blokir KK, Lho?

Saat dikonfirmasi, Wali Kelas XI-4, Yuni Atmarianti mengatakan siswanya memang sempat menolak difoto karena takut fotonya jelek.

"Jadi anak-anak itu lebay. Mereka takut kalau fotonya jelek. Alasan mereka saat itu, karena wajahnya kumus-kumus (tanpa riasan)," kata Wali Kelas XI-4, Yuni Atmarianti, Kamis (22/2/2024).

Diketahui, memang di kelas XI-4 hanya 2 siswa yang mau melakukan perekaman. Sedangkan, sebagian yang lain meminta untuk melakukan perekaman sendiri di luar atau dijadwalkan ulang.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.