Rabu, 17 Jun 2026 02:47 WIB

Cara Pemkab Lamongan Stabilkan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Operasi pasar murah di depan Pendopo Lokantantra Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Operasi pasar murah di depan Pendopo Lokantantra Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Lamongan gencar stabilkan harga kebutuhan pokok jelang Ramadan melalui Operasi Pasar Murah (OPM).

Salah satunya yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan di depan Pendopo Lokantantra. Tampak ratusan warga antusias berbelanja di pasar murah tersebut.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"OPM ini pasti membantu masyarakat untuk mendapatkan beras dengan mudah dan tentu dengan harga yang terjangkau," tutur Bupati Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, Minggu (25/2/2024).

Pak Yes mengungkap bahwa OPM akan terus digelar di beberapa titik. Seperti pada beberapa hari yang lalu digelar di wilayah Pantura. Selanjutnya akan digelar di Kecamatan Laren, Sukorame, dan lainnya.

"Untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau secara merata, OPM akan digelar di beberapa titik," ungkapnya.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, Anang Taufik, pagi ini menyediakan 1,5 ton gula kristal dan beras SPHP sebanyak 5 ton.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Dalam OPM kali ini kami bekerja sama dengan Bulog dan KTM untuk menyediakan kebutuhan pokok yang sedang naik harga," jelas Anang.

Harga beras pada OPM ialah Rp51 ribu/5 Kg dan gula Rp15 ribu. Harga tersebut lebih terjangkau dengan harga di pasar, karena saat ini harga beras kualitas medium mencapai Rp15-16 ribu. Sama dengan harga gula di pasar mencapai Rp17 ribu/Kg.

Adanya OPM di Kabupaten Lamongan mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya Anis (47), warga Desa Dandangan, Kecamatan Deket ini mengaku terbantu dalam mendapatkan beras dan gula dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Alhamdulillah sekarang beras, gula sedang naik harganya. Kalau ada OPM tentu masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan barangnya dan tentu harganya lebih murah," ungkap Anis.

Anis berharap agar kegiatan OPM kedepan lebih banyak menyediakan komoditas lain. Seperti telur, minyak, bawang merah, cabai dan lainnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.