Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Perampokan Toko Emas Sinar Jaya Pacitan, Polisi Klaim Kantongi Identitas Pelaku

Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perampokan di toko emas Sinar Jaya, Jalan Pacitan-Solo, Desa Belah, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, sampai saat ini masih misterius.

Namun demikian polisi mengklaim telah mengantongi ciri-ciri kawanan perampok yang beraksi pada 9 Februari 2024 lalu.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, menyatakan bahwa pihaknya optimistis untuk segera mengungkap kasus ini.

"Kami optimis segera terungkap. Agak kambat karena memang ada masa pemilu,” ungkap AKBP Agung, Jumat (23/2/2024).

Tidak hanya mengantingi ciri kawanan perampok, kepolisian juga mengklaim telah menemukan barang bukti baru. Berupa peluru senjata api dan kotak perhiasan yang dibuang ke sungai.

"Barang bukti baru itu memberikan petunjuk baru dalam penyelidikan,” kata AKBP Agung.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Sayangnya, kata dia, toko emas korban perampokan tersebut tidak dilengkapi dengan kamera pengintai (CCTV). Sehingga membuat penyelidikan menjadi lebih sulit.

AKBP Agung berharap masyarakat dapat meningkatkan keamanan dengan memasang CCTV di tempat-tempat strategis.

"Andai saja waktu itu pemilik toko memasang CCTV, tentu kasus ini lebih cepat terungkap, dan ini harus menjadi perhatian bagi semua masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Diketahui, perampokan ini terjadi pada siang bolong, saat salat Jumat. Pelaku empat orang bersenjata api yang menggunakan sepeda motor. Mereka berhasil menggasak perhiasan senilai puluhan juta rupiah.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.