Senin, 22 Jun 2026 01:37 WIB

Siswa SMAN 3 Surabaya Tolak Perekaman E-KTP, Ini Kata Wali Kelas

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Kamis, 22 Feb 2024 16:30 WIB
Gedung SMAN 3 Surabaya. Ilustrasi. (Foto: akun Facebook SMA Negeri 3 Surabaya)
Gedung SMAN 3 Surabaya. Ilustrasi. (Foto: akun Facebook SMA Negeri 3 Surabaya)

jatimnow.com - Pihak SMAN 3 Surabaya buka suara terkait banyaknya siswa yang tidak mau melakukan perekaman e-KTP dengan alasan foto di e-KTP takut jelek, Rabu (21/2/2024) kemarin.

"Jadi anak-anak itu lebay. Mereka takut kalau fotonya jelek. Alasan mereka saat itu, karena wajahnya kumus-kumus (tanpa riasan)," kata Wali Kelas XI-4, Yuni Atmarianti, Kamis (22/2/2024).

Baca Juga: Aplikasi IKD di Tulungagung Belum Diminati Masyarakat, Ini Kendalanya

Diketahui, memang di kelas XI-4 hanya 2 siswa yang mau melakukan perekaman. Sedangkan, sebagian yang lain meminta untuk melakukan perekaman sendiri di luar atau dijadwalkan ulang.

"Jadi yang mereka ketahui adalah perekaman e-KTP hanya pendataan. Ketika tahu (mereka) akan difoto, mereka langsung tidak mau," ujarnya.

Yuni mengatakan, dirinya menyayangkan tindakan para siswa tersebut, dan sempat memarahi siswanya yang tidak mau melakukan perekaman. Bahkan, Yuni sempat mengancam tidak akan memberikan ijin ketika para siswa meminta ijin untuk melakukan perekaman e-KTP di luar.

Yuni juga memberi imbauan dan meminta bantuan kepada para orang tua agar memberi tahu anaknya untuk mengikuti perekaman e-KTP yang dilakukan Dispendukcapil di SMAN 3 Surabaya.

Baca Juga: Dispendukcapil Jember Diserbu Pemohon Layanan usai Libur Lebaran

"Kamu ini nak, diberi kemudahan sama Dispendukcapil kok gak mau. Kalau hari ini kamu gak mau ikut perekaman, besok ketika kamu minta ijin untuk melakukan perekaman di luar, sekolah tidak akan mengijinkan," cerita Yuni, menirukan perkataannya saat memarahi siswanya.

Yuni menegaskan, bahwa hari ini semua siswa sudah melakukan perekaman e-KTP. Hanya tinggal kelas X yang dijadwalkan besok Jumat

"Jadi hari ini sudah clear, sudah ikut perekaman e-KTP bagi yang belum punya KTP. Sebab sebagian itu sudah berumur 17 dan sudah punya KTP," ujarnya.

Baca Juga: Dispendukcapil Banyuwangi Buka di Libur Lebaran, Pemudik Bisa Urus Dokumen

"Tinggal yang hari ini tidak masuk, sama kelas X yang akan dilakukan besok. Karena hari ini jadwalnya yang kelas XI," tandasnya.

Sebelumnya, peristiwa unik dan memprihatinkan terjadi saat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya melakukan perekeman e-KTP di SMAN 3 Surabaya. Para siswa menolak difoto hanya gara-gara takut fotonya jelek.

Ini tidak hanya siswi, namun para siswa juga menolak. Mereka berdalih tidak siap difoto karena tidak memakai make up. Tentu saja hal ini membuat para guru prihatin, hingga meminta dukungan wali murid untuk mengingatkan anaknya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.