Jumat, 19 Jun 2026 23:03 WIB

Sambat Warga Kampung Lontong Surabaya Karena Melonjaknya Harga Beras

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Rabu, 21 Feb 2024 16:17 WIB
Proses pembuatan lontong di kampung lontong Sawahan, Surabaya (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Proses pembuatan lontong di kampung lontong Sawahan, Surabaya (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Melonjaknya harga beras di beberapa wilayah, termasuk di Surabaya sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat. Tak terkecuali para warga di Kampung Lontong Surabaya.

Kampung Lontong terletak di kawasan di Jalan Banyu Urip Lor X, Sawahan, Surabaya. Di sini,  sebagian besar warganya memproduksi lontong.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Salah satunya adalah Sudarmi. Dia sudah memproduksi lontong sejak 30 taphun silam. Sudarmi yang keseharian mampu menghabiskan 50 kilogram untuk memproduksi lontong, sangat merasakan dampak melonjaknya harga beras.

"Bingung ketika beras naik. Ketika dinaikkan (harga lontong) itu pelanggan lari, dan ketika ukurannya diperkecil itu dipaido (diprotes)," kata Sudarmi pada jatimnow.com, Rabu (21/2/2024).

"Kemarin kan sempat gak produksi agak lama. Soalnya daunnya gak ada karena kemarau. Sekarang daun ada, malah beras naik," imbuhnya.

Akhirnya, Sudarmi mensiasati dengan menaikkan sedikit demi sedikit harga lontong yang ia buat. Ia juga membuat varian ukurang lontong besar dan kecil.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Naiknya sedikit-sedikit, gak bisa langsung. Itu pun masih ada saja yang nawar. Sebelumnya kan Rp1000, sekarang Rp1.500 sama Rp1.700. Orang-orang itu masih banyak yang minta Rp1000. Kalau yang ngerti dan pelanggan lama itu paham," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sampun, pembuat lontong yang lain. Ia menaikkan harga lontong yang ia buat, dari sebelumnya Rp1.200 menjadi Rp1.500

"Ya meskipun pelanggan itu masih tetap. Tapi hasil yang didapatkan jadi lebih sedikit. Soalnya kan saya gak ngurangi ukuran lontongnya," kata Sampun.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam sehari, Sampun mampu membuat 1000 lontong dengan menghabiskan sekitar 50 kilogram beras.

"Ini nanti dibawa ke pasar, ada yang ngambil sendiri. Kalau pelanggan lama itu kan sudah paham (beras naik)," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.