Selasa, 16 Jun 2026 03:10 WIB

Persik Kediri Kuatkan Mental Jelang Lawan Persis Solo, Keder Cah?

Flavio Silva, penyerang asing Persik Kediri dalam latihan rutin di Brawijaya. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)
Flavio Silva, penyerang asing Persik Kediri dalam latihan rutin di Brawijaya. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri terus mematangkan persiapan jelang laga lanjutan Liga 1 2023/2024 melawan Persis Solo, pada Sabtu (24/2/2024). Tidak hanya fisik dan taktik, kesiapan mental kini juga menjadi fokus mereka.

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengatakan Persis Solo bukan lawan yang mudah. Selain memiliki pemain-pemain berkualitas, tim yang bermarkas di Stadion Manahan Solo itu juga mendapat hasil positif di dua laga terakhirnya.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"Mereka (Persis Solo) juga punya pelatih baru. Laga nanti akan sulit, bukan hanya fisik, tetapi juga mental," kata Marcelo Rospide, Rabu (21/2/2024)

Menurut Marcelo Rospide, persiapan timnya sejauh ini sudah cukup baik, termasuk dari aspek taktikal dan strategi yang akan diterapkan di lapangan nanti.

"Sejauh ini pemain cukup siap, mulai dari detail pertandingan, taktik, strategi juga fisik. Latihan terakhir sebelum berangkat (ke Solo), kita akan lebih fokus pada strategi yang telah disiapkan," ungkapnya.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Disinggung soal Hamra Hehanussa, salah satu pilar penting Persik yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning, pelatih asal Brasil itu mengaku tidak ada masalah.

Menurutnya, dia masih memiliki pemain lain sebagai pengganti, yaitu Ahmad Agung.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

"Hamra pemain penting, tetapi Agung punya kapasitas yang sama. Dia menunjukkan permainan yang sangat baik di dua laga terakhir lawan Persib dan PSM. Jadi bukan suatu masalah," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.