Kamis, 18 Jun 2026 00:46 WIB

Danramil Sepulu Bangkalan Meninggal Usai Kawal Pemilu 2024

Danramil Sepulu, Kapt Kavaleri Handri Tjahyo saat mendapat penanganan medis. (Foto: Astuti for jatimnow.com)
Danramil Sepulu, Kapt Kavaleri Handri Tjahyo saat mendapat penanganan medis. (Foto: Astuti for jatimnow.com)

jatimnow.com - Komandan Koramil (Danramil) Sepulu, Kapt Kavaleri Handri Tjahyo meninggal dunia. Diduga, ia mengalami kelelahan dan serangan jantung usai melakukan pengamanan pemilihan umum (Pemilu).

Pria yang akrab disapa Kapt. Handri ini meninggal dunia, Kamis malam (15/2/2024) setelah sebelumnya mendapat perawatan di Puskesmas Sepulu.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Kondisi Kapt Handri melemah setelah ia melakukan pengamanan Pemilu pada Rabu (14/2) lalu. Semula, anggota Koramil Sepulu mengira Kapt Handri masuk angin. Sebab, ia meriang hingga muntah.

Melihat kondisi Kapt Handri menurun, anggotanya sempat memberikan pijatan kerok agar ia tak masuk angin. Namun, kondisi tetap melemah hingga akhirnya dirujuk ke Puskesmas Sepulu.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie mengatakan sebelum meninggal, Kapt Kavaleri Handri sempat melakukan pengecekan keamanan di sejumlah titik di Sepulu.

"Beliau memang aktif apalagi saat Pemilu ini beliau meninjau sejumlah titik. Di situlah mungkin beliau kelelahan dan menurut dokter terkena serangan jantung," ujarnya, Jumat (16/2/2024).

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Kapt Handri meninggal akibat serangan jantung. Usai mendapat penanganan medis, Kapt Handri langsung dikebumikan secara militer.

"Kami mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Danramil Sepulu, Kapt Kavaleri Handri Tjahyo. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah subhanahu wataala," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.