Senin, 15 Jun 2026 14:04 WIB

50 Napi Lapas Malang Ikuti Budi Daya Jamur Tiram, Bekal Kembali ke Masyarakat

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 15 Feb 2024 11:11 WIB
Narapidana Lapas Kelas I Malang Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Timur mengikuti kegiatan budidaya jamur tiram. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Narapidana Lapas Kelas I Malang Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Timur mengikuti kegiatan budidaya jamur tiram. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Malang Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Timur memiliki kegiatan budi daya jamur tiram. Sebannyak 50 narapidana (Napi) mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan usaha tersebut dalam sekali panen, bisa menghasilkan 20 hingga 30 kilogram.

Baca Juga: Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan

Kepala Lapas I Malang, Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan budi daya jamur tiram sudah menjadi kegiatan dalam bimbingan kerja Lapas Malang sebelum adanya program dan inovasi-inovasi baru bermunculan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi penghasil Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca Juga: Warga Binaan di Lapas Tulungagung Pelihara Domba, Jumlahnya Capai Ratusan Ekor

"Budi daya jamur tiram sudah lebih dulu eksis sebagai produk unggulan lapas Malang. Kami terus berupaya untuk menjaga giat tersebut agar selalu produktif dengan manajemen pembinaan warga binaan yang baik," kata Ketut Akbar pada Kamis (15/2/2024).

Diharapkan, program pembinaan yang dilakukan tersebut bisa membuat WBP menurunkan tingkat risiko melakukan tindak pidana kembali. Yakni, dengan berkelakuan baik dan ditambah memiliki keahlian tertentu saat bebas serta kembali ke masyarakat nantinya.

Baca Juga: Delapan Narapidana di Lapas Tulungagung Terima Remisi Hari Natal

Diketahui, ada 50 Napi yang mengikuti kegiatan budi daya jamur tiram. Mereka terbagi di berbagai titik, yakni baglog atau pembuatan media, inokulasi (penanaman bibit), inkubasi, budidaya atau perawatan dan pemanenan.

"Kami juga ada sistem magang untuk warga binaan sebagai pekerja pemula. Terakhir kami panen harian itu hari Selasa (13 Februari 2024)," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.