Minggu, 21 Jun 2026 00:24 WIB

Bawaslu Kota Batu Temukan Dugaan Money Politic, Siapa Pelakunya?

  • Penulis : Gerhana
  • | Rabu, 14 Feb 2024 15:53 WIB
Bawaslu Kota Batu. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Bawaslu Kota Batu. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu menemukan adanya dugaan praktik money politic di Kelurahan Sisir, Kota Batu, Jawa Timur. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, Rabu (14/2/2024).

Dia menyampaikan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait dugaan money politic tersebut pada Selasa (13/2/2024), sekitar pukul 22.30 WIB. Kejadian itu terjadi pada saat memasuki masa tenang dalam tahapan Pemilu 2024.

Baca Juga: DP3APPKB Surabaya Perkuat Kepemimpinan Perempuan lewat Literasi Politik

Kemudian, Bawaslu Kota Batu bergerak menemui dua orang penerima uang dan stiker bergambar salah satu calon legislatif DPRD Kota Batu dari seorang terduga pelaku berinisial YH.

"Tadi malam kita menemukan adanya satu kejadian dugaan praktik money politic di Sisir yang dilakukan untuk kepentingan salah satu Caleg Kota Batu, tetapi ini masih dalam proses kajian dan penyelidikan, pihak-pihak ini masih akan kita mintai klarifikasi semua," kata Supriyanto, Rabu (14/2/2024).

Dua orang saksi mengaku telah menerima uang Rp500 ribu, dan diminta juga untuk memilih pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 03 selain Caleg bergambar di stiker tersebut.

"Bentuknya ada orang habis membagikan uang, pada saat ketahuan, uangnya sudah habis, tetapi yang kita temui terakhir memberikan Rp500 ribu untuk satu keluarga," katanya.

Baca Juga: Bawaslu Jatim Luncurkan "Buku Sekali Berarti Sesudah itu Abadi"

Terduga pelaku YH juga dimintai keterangan, dan menyampaikan bahwa perbuatannya tersebut telah dilakukan sejak Selasa (13/2/2024) mulai pukul 17.00 WIB. Total jumlah uang yang dibagikan kepada warga Desa Sisir sebesar Rp20 juta dengan rincian per pemilih sebesar Rp100 ribu.

Terduga pelaku kepada Bawaslu Kota Batu menyampaikan, bahwa uang tersebut diperoleh dari seseorang berinisial AG. Namun, Supriyanto belum bisa menjelaskan dari partai politik mana yang terlibat dugaan praktik money politic.

"Sampai saat ini Bawaslu Kota Batu masih melaksanakan klarifikasi terhadap saksi dan YH. Hari ini kita panggil untuk klarifikasi, baik pihak pemberi dan penerima, apakah ini memenuhi syarat atau tidak (melanggar atau tidak), kita juga meminta saran dari Gakkumdu seperti apa, dan kita juga didampingi oleh Polres (Batu)," katanya.

Baca Juga: Tim Paslon 2 Laporkan Penyelenggara Pilkada Bangkalan Lakukan Money Politic

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo mengaku informasi tersebut.

"Ya benar, tapi seluruh kewenangan berada di Bawaslu Kota Batu. Semuanya ranahnya pada Bawaslu dan Panwascam," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.