Minggu, 14 Jun 2026 06:02 WIB

Bawaslu Jatim Luncurkan "Buku Sekali Berarti Sesudah itu Abadi"

Suasana launching buku SDM Pengawas Ad-hoc Bawaslu Jatim. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Suasana launching buku SDM Pengawas Ad-hoc Bawaslu Jatim. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur melaunching buku tentang SDM pengawas adhoc dalam proses Pemilu 2024, Kamis (19/12/2024).

Buku bertajuk 'Sekali Berarti Sesudah itu Abadi' itu merupakan bentuk apresiasi dari Bawaslu Jatim atas kinerja dari pengawas adhoc selama proses Pemilu 2024 berlangsung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mengungkapkan bahwa melalui launching buku tentang SDM pengawas adhock ini pihaknya ingin mengabadikan sepak terjang para pengawasan adhock Pemilu. Mulai dari tingkatan Pengawas Kecamatan (Panwascam), Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) hingga pengawas TPS yang telah berkerja keras demi suksesi pesta demokrasi yang Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil).

"Karena teman-teman pengawas di tiga level ini sifatnya sebagai adhock sementara, adanya pada saat Pemilu/Pilkada saja. Jadi kalau selesai. ya, tugas mereka berakhir. Sehingga data-data pengawas adhock baik itu data seleksi, berapa jumlah mereka, latar belakang pendidikannya sehingga data mereka ini menarik untuk diabadikan dalam sebuah buku," terang Elya.

Menurutnya, pengawas adhoc sesungguhnya adalah tonggak yang paling penting dalam proses pengawasan Pemilu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pengawas, kata Elya, adalah garda terdepan dalam pengawasan Pemilu yang bersentuhan langsung dengan subjek-subjek atau pelaku dalam pemilu kemarin. Baik dengan tim kampanye, peserta pemilu dan pihak-pihak lainnya di wilayahnya masing-masing.

"Banyak hal ya, yang mungkin tidak diketahui oleh halayak, bahwa misalnya Adhock ini harus bekerja mencegah adanya potensi pelanggaran. Nah, kerja-kerja proses pencegahan ini yang mungkin tidak banyak orang ketahui. Orang hanya tau, ketika ada pelanggaran atau temuan saja," ujarnya.

"Tetapi teman-teman adhock yang melakukan upaya pencegahan supaya tidak terjadi bentrok antar pserta pemilu. Misalnya (persoalan) antara APK yang satu menutupi lainnya ini kan mereka teman - teman Adhock yang menyelesaikan ditempat. Dan itu tidak banyak orang tahu, bahwa meraka banyak berkontribusi dalam penyelesaian sengketa itu," sambungnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, buku SDM pengawas adhoc berjudul 'Sekali Berarti Sesudah itu Abadi' itu ditulis dan disusun oleh 5 orang yakni, Nur Elya Anggraini, Dewita Hayu Shinta, Ach Taufiqil Aziz, Laylatul Munawaroh dan Muhammad Afifuddin.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.