Kamis, 18 Jun 2026 09:15 WIB

Viral Rumah PPS di Sampang Digeruduk Warga yang Tidak Menerima Undangan Nyoblos

Sejumlah orang mendatangi rumah salah satu anggota PPS Desa Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang, Sampang. (Foto: tangkapan layar)
Sejumlah orang mendatangi rumah salah satu anggota PPS Desa Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang, Sampang. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Puluhan warga di Desa Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang, Sampang menggeruduk rumah salah satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat. Hal itu terjadi tadi malam, Selasa (13/2/2024).

Aksi warga yang menggeruduk rumah salah satu PPS itu terekam video dan tersebar di media sosial. Dalam rekaman tersebut juga terdengar teriakan ancaman warga untuk membakar rumah PPS itu.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Menanggapi hal tersebut, Ketua PPK Kecamatan Karang Penang, Sudar mengatakan, kejadian itu bermula karena surat undangan pencoblosan atau surat C6 pemberitahuan belum disebar ke warga.

"Iya itu permasalahannya karena C6 belum disebar ke warga, sehingga terjadi kekhawatiran dari warga atas hak pilih mereka," imbuhnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Ia juga memastikan tidak ada surat suara yang dicoblos seperti yang dituduhkan oleh warga dalam video yang beredar itu.

"Tidak ada yang tercoblos. Kami sudah koordinasikan kejadian itu dengan KPU dan Bawaslu," jelasnya.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sampang Sodik mengaku timnya masih menuju ke lokasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

"Kami masih dalam perjalanan kesana. Kami akan pastikan penyebabnya apa dan apakah tuduhan dalam video itu benar atau tidak. Nanti akan kami update hasilnya seperti apa," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.