Jumat, 19 Jun 2026 20:04 WIB

Emil Dardak Ungkap Salah Satu Sebab Banjir Sidoarjo adalah Eceng Gondok 7 Km

Wagub Jatim Emil saat meninjau lokasi banjir di Waru Sidoarjo kemarin. (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Wagub Jatim Emil saat meninjau lokasi banjir di Waru Sidoarjo kemarin. (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung posko bencana banjir di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Waru, Sidoarjo.

Kunjungan Emil Dardak ini untuk memastikan kesiapsiagaan Pemprov Jatim dalam penanganan bencana banjir yang melanda kawasan Sidoarjo pada Senin (5/2/2024) lalu.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Sebelumnya telah terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banjir menggenangi jalan desa di Kecamatan Waru, Sidoarjo. Hujan lebat pada keesokan harinya, Selasa (6/2) sore, menambah tingginya genangan yang ada di jalan desa hingga memasuki rumah warga.

Wagub Emil melanjutkan, bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan melalui drone guna memantau titik-titik penyebab banjir. Pemetaan tersebut menggunakan drone di sepanjang aliran Kali Buntung Waru hingga arah Juanda sebagai area hilir.

Harapannya melalui pemetaan bisa menentukan langkah guna mengurangi resiko atau intensitas banjir di wilayah tersebut.

"Kita tadi menggunakan drone untuk meninjau titik-titik tersebut. Ditemukan titik yang bisa dibersihkan yaitu karena ada banyak hambatan seperti eceng gondok sepanjang 7 Km. Hari ini akan dimulai pembersihannya," ungkap Emil, dalam siaran resminya, Jumat (9/2/2024).

Emil Dardak menuturkan, bencana banjir di Waru, Sidoarjo ini merupakan pertama kalinya terjadi. Curah hujan yang tinggi dan pasangnya air laut menjadi penyebab utama.

Walaupun banjir sudah semakin surut, namun di beberapa wilayah masih terpantau genangan hingga betis orang dewasa. Oleh sebab itu, Wagub Emil menegaskan tetap perlu ada upaya percepatan, seperti pembersihan eceng gondok guna mencegah banjir kembali terjadi.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Identifikasi bottle neck atau sumbatan botolnya ada di situ. Kalau air laut pasang kita tidak bisa mengantisipasi, tapi kalau sungainya kita bisa mengurangi potensi luapan atau tinggi muka air," tuturnya.

Tidak hanya di kawasan Sidoarjo, kesiapsiagaan bencana juga harus ada di seluruh penjuru Jawa Timur, utamanya daerah rawan bencana. BPBD Jatim disebutnya telah melakukan pemetaan di seluruh jawa timur, khususnya tempat-tempat yang di tahun sebelumnya titik rawan banjir.

"Ada langkah antisipasi, jika banjir menyebabkan tanggul jebol kita pastikan bahwa bronjong tersedia. Bahkan sand bag, karena saat ini adalah musim bencana hidrometeorologi," tegasnya.

Tidak hanya itu, kesiapan posko pengungsian hingga dapur umum juga menjadi perhatian Wagub Emil. Ia memuji akan kesiapan seluruh elemen terkait seperti BPBD, Dinas Sosial hingga Dinas Kesehatan yang gercep dalam menangani para korban.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Hari ini kita juga pastikan bahwa tempat ini stand by untuk bisa mensupport kebutuhan masyarakat. Ada tempat bermain, ada dapur umum bahkan ada tempat istirahat," pungkasnya.

BPBD Jatim telah menyiapkan lima lokasi pengungsian yang tersebar di Masjid Al-Matin dan Musholla Haji Rois, RT 03/RW 10, Desa Waru, Gedung Serba Guna Bungurasih, Masjid Al-Ikhlas dan Mushollah Baiturrahman.

Tercatat 7.500 orang terdampak akan bencana banjir. Sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing maupun mengungsi ke kerabat dekat.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.