Selasa, 16 Jun 2026 21:37 WIB

Aktivis PMII Ponorogo Serukan Darurat Demokrasi Nasional

Aksi unjuk rasa aktivis PMII Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Aksi unjuk rasa aktivis PMII Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo, Rabu (7/2/2024).

Mereka menyerukan darurat demokrasi nasional. Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk berisi kritikan terhadap KPU dan Bawaslu, yang dinilai membiarkan demokrasi terancam.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sementara Ketua Umum PMII Cabang Ponorogo, Hanif Zein, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan respons terhadap aksi serupa di Jakarta dua hari sebelumnya.

“Dan kami di daerah sesuai dengan garis organisasi melakukan konsolidasi. Ini aksi dari PMII (Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia) Ponorogo,” ujar Hanif.

Hanif menyatakan bahwa PMII melihat praktik-praktik kekuasaan telah menggerus nilai-nilai demokrasi. Termasuk pernyataan presiden yang boleh kampamye.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Pernyataan presiden kami anggap blunder terkait izin berkampanye,” terang Hanif setelah melakukan aksi.

Menurut Hanif, pernyataan tersebut dianggap merusak pendidikan demokrasi, moral, dan etika. Dalam tuntutannya, mereka meminta agar KPU dan Bawaslu tetap netral dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merusak demokrasi.

Baca Juga: Soroti Pengadaan Mobil Dinas Baru, Mahasiswa di Probolinggo Gelar Unjuk Rasa

Harapan dari aksi ini adalah agar Pemilu berjalan aman dan damai tanpa polarisasi yang dapat menimbulkan konflik berkepanjangan.

“PMII berharap masyarakat dapat tetap beraktivitas tanpa adanya gejolak konflik yang merugikan,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.