Kamis, 18 Jun 2026 10:42 WIB

Wamentan Temui Petani Lamongan, Dorong Produktivitas Jagung dan Beras

Wamentan Harvick saat menemui dan berdialog dengan petani di Desa Takerharjo, Solokuro, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Wamentan Harvick saat menemui dan berdialog dengan petani di Desa Takerharjo, Solokuro, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

 jatimnow.com - Berkunjung ke Kabupaten Lamongan, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi, mendorong produktivitas jagung dan beras terus meningkat.

Salah satu upayanya, yakni meninjau produktivitas daerah lumbung pangan. Wamentan menanam langsung jagung di lahan Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Wamentan Harvick menegaskan, penanaman ini bakal terus digalakkan di berbagai daerah guna meningkatkan produksi nasional. Hal itu menyusul komitmen Kementan yang saat ini fokus pada peningkatan produksi jagung dan beras.

"Kita sedang menggalakkan padi dan jagung. Sebagaimana harapan Bapak Presiden, bahwa produksi padi dan jagung di tahun 2024 ini, bisa menambah cadangan pangan nasional guna mewujudkan swasembada," katanya, Selasa (6/2/2024)

Wamentan Harvick berharap peran aktif dari pemerintah daerah untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama pada komoditas beras dan jagung.

"Apalagi beberapa waktu lalu, kita menghadapi cuaca El Nino yang menyebabkan mundurnya waktu musim tanam," ujar Wamentan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa daerahnya merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Bahkan dengan total produksi jagung mencapai 1,2 juta ton di tahun 2022, menempatkan Lamongan terbesar di Jawa Timur.

Bupati menambahkan, sektor pertanian di Kabupaten Lamongan turut memberikan kontribusi terbesar di tahun 2023 yakni 33 persen dari Produk Domestik Bruto Regional (PDRB). Selain itu, nilai tukar petani (NTP) meningkat dari 114 di tahun 2022 menjadi 116 di tahun 2023.

"Menunjukkan kualitas pertanian di Kabupaten Lamongan membaik dan memberikan kesejahteraan bagi para petani," katanya.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

 

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.