Kamis, 18 Jun 2026 16:35 WIB

2 Pawang Hujan Amankan Laga Persik Kediri Vs Bali United di Brawijaya

Suasana di Stadion Brawijaya Kediri jelang kick off. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana di Stadion Brawijaya Kediri jelang kick off. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Cuaca di Stadion Brawijaya Kediri cerah 15 menit jelang kick off Persik Kediri melawan Bali United, Senin (5/2/2024).

Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo menyebut, pihaknya menyiapkan 2 pawang hujan dari Tulungagung dan Kediri di sekitar stadion. Mereka bahkan sudah datang sejak pagi pukul 06.00 WIB untuk melakukan ritual.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

“Sudah datang dari pagi, karena memang katanya kalau musim hujan tidak bisa mendadak,” kata Widodo, jelang laga.

Saat ini mereka juga masih berjaga-jaga. Percaya tidak percaya, cuaca malam ini berbeda dari prakiraan BPBD Kota Kediri. Mereka memprediksi hujan akan terjadi sepanjang hari, bahkan petir hingga malam nanti.

“Ini masih disini, sampai nanti malam,” tambah Widodo.

Ada dua ritual khusus, baik di dalam maupun luar lapangan. Namun, Widodo tak mau menjelaskan secara detail, bagaimana mereka melakukan ritual tersebut.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Lebih lanjut, Widodo mengatakan, ritual menghalau hujan ini selalu ia gunakan di setiap musim penghujan. Dalam musim ini, sudah 4 kali ia menggunakan jasa mereka.

“Pengalaman sejak tahun-tahun lalu, kita selalu pakai pawang hujan setiap musim hujan begini,” jelas Widodo.

Tak dipungkiri, pawang hujan memang jamak di masyarakat Jawa. Kini malah semakin lumrah digunakan, terlebih sejak viralnya Mbak Rara dalam gelaran MotoGP Mandalika 2022. Dia juga sering mengawal acara-acara kenegaraan.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

 

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.