Senin, 15 Jun 2026 09:51 WIB

Baliho Gus Faried jadi Sasaran Vandalisme, Wajah Hitam Disemprot Cat

Baliho milik Muhammad Faried Muttaqin Iskandar yang jadi korban vandalisme. (Foto: Tim Gus Faried for jatimnow.com)
Baliho milik Muhammad Faried Muttaqin Iskandar yang jadi korban vandalisme. (Foto: Tim Gus Faried for jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi perusakan baliho calon anggota legislatif (caleg) menimpa Muhammad Faried Muttaqin Iskandar atau Gus Faried Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Baliho milik putra Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar itu menjadi sasaran vandalisme. Wajah Gus Farid di sejumlah titik disemprot cat oleh orang tak bertanggung jawab. Kini wajahnya berubah warna menjadi hitam dan merah.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

"Ada vandalisme yang terstruktur. Mungkin ada yang ketakutan," ujar Gus Faried, Senin (5/2/2024).

Lebih lanjut, berdasarkan laporan timnya, aksi vandalisme itu terjadi hampir di seluruh wilayah Kediri, seperti Kecamatan Mojo, Semen, Banyakan, Grogol, Tarokan, Kandat dan Ngasem.

"Laporan dari tim hampir di banyak titik. Gambare Guse kok dipiloki. Jalan Raya Kandat, Sambi. Kemudian Katang. Masya Allah yang iri kaleh njenengan kok katah gus. Padahal kita bermain bersih. Tidak pernah ganggu yang lain," tambahnya, menirukan laporan dari timnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Terkait perusakan alat peraga kampanye (APK) milik caleg nomor 1 daerah pemilihan kota dan Kabupaten Kediri ini, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri, Yudi Agung Nugroho mengaku, belum menerima laporan. Tetapi pihaknya akan melakukan pengecekan ke Panwascam.

"Sejauh ini baru ada satu laporan perusakan APK milik Partai Amanat Nasional (PAN). Tetapi yang melakukan pengaduan melalui pesan WhatsApp ada 2. Tapi bukan Gus Faried," ujar Yudi Agung Nugroho.

Masih kata Yudi, pihaknya mempersilakan para calon untuk melapor apabila menjadi korban perusakan APK. Tetapi, kata Yudi, pelapor harus memenuhi syarat formal, terutama tentang terlapor.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Selama ini, Bawaslu Kota Kediri kesulitan dalam menangani perkara perusakan APK, karena pihak terlapor tidak jelas. Seperti halnya laporan perusakan APK PAN.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Saifudin Zuhri juga mengaku belum ada laporan resmi perusakan APK caleg.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.