Sabtu, 20 Jun 2026 04:06 WIB

Remaja di Pacitan Tewas Usai Minum Kopi, Ini Pelaku dan Motifnya

Pelaku pembunuhan remaja asal Pacitan saat ditangkap polisi.(Foto: Polres Pacitan for jatimnow.com)
Pelaku pembunuhan remaja asal Pacitan saat ditangkap polisi.(Foto: Polres Pacitan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus kematian remaja asal Pacitan yang diduga keracunan berinisial MR (14) terbongkar. Dari hasil penyelidikan polisi ditemukan bahwa MR ini memang meninggal karena diracun. Namun bukan oleh bapak korban, melainkan oleh tetangganya sendiri.

Tetangga korban berinisial Ayuk Findi Antika (26) ini ditetapkan tersangka, setelah mengakui meracun korban dengan sianida.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

“Memang bapak korban yang membuat kopi. Tetapi yang memasukkan racun sianida ke dalam kopi adalah pelaku,” ujar Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, Jumat (2/2/2024).

AKBP Agung menuturkan, penetapan tersangka dilakukan setelah hasil laboratorium forensik keluar. Dalam hasil laboratorium menunjukkan korban memang meninggal dunia akibat diracun.

“Diperkuat lagi dengan pengakuan tersangka. Tersangka Ayuk mengaku memasukkan sianida dalam kopi buatan ayah korban,” kata AKBP Agung.

Motif tersangka, kata dia, karena pelaku ingin memperlambat kasus pencurian di rumah korban yang telah dilakukan oleh tersangka Ayuk.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

“Awalnya Ayuk mencuri KTP, buku tabungan dan ATM milik orang tua korban. Kedua orang tua korban melaporkan kejadian pencurian itu,” tegasnya.

Laporan yang diterima oleh pihak kepolisian tentang pencurian pada tanggal 4 Januari 2024 lalu.

“Aksi pencurian itu sudah dilakukan jauh hari. Orang tua korban baru menyadari bila ATM-nya hilang,” ungkap AKBP Agung.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Lantaran ketakutan, tersangka memasukkan racun sianida ke kopi.

“Pelaku itu tetangga dekat, jadi keluarga korban tidak curiga ketika pelaku itu keluar masuk,” terangnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pacitan membongkar makam MR (14) di pemakaman Desa/Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, karena adanya kejanggalan dari kematian MR yang dilaporkan ibu korban. Korban diketahui meninggal dunia setelah minum kopi. Kopi yang diminum diduga sudah diberikan racun. Kopi tersebut dibuat oleh bapaknya. Setelah minum kopi, korban kejang-kejang dan badan kaku.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.