Rabu, 17 Jun 2026 04:31 WIB

NU - Muhammadiyah Duduk Satu Meja Bahas Pilpres 2024, Mayoritas Dukung Siapa?

Petinggi NU Surabaya satu meja dengan pengurus Muhammadiyah Jatim (Foto: TKD Jatim for jatimnow.com)
Petinggi NU Surabaya satu meja dengan pengurus Muhammadiyah Jatim (Foto: TKD Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pengurus organisasi kemasyarakatan (Ormas) terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menyatakan arah dan dukungannya dalam satu meja di Pilpres 2024.

Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Profesor Biyanto mengungkap kebanyakan kader Muhammadiyah telah menyatakan sikap di Pilpres mendukung Paslon 02, Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Profesor Biyanto, menyebut banyak tokoh muda Muhammadiyah semisal Daniel Simanjuntak, mantan PP Muhammadiyah, Anthony, Najih dan Zulfikar, Sekjen & Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, di barisan Prabowo.

"Masih banyak lagi tokoh Muhammadiyah yang menempati di barisan Paslon 02," kata Biyanto dalam siaran resminya, Jumat (2/2/2024).

Hal ini diungkap saat Podcast Wes Wayahe, di Rumah Asprasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jatim, Surabaya, kemarin.

Kata Biyanto, ada sinkronisasi Prabowo-Gibran dengan concern Muhammadiyah, yakni bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Hal itu dibuktikan dengan hasil survei Poltracking yang menyebut bahwa warga Muhammadiyah yang ada di barisan Paslon Prabowo-Gibran mencapai 42 persen.

Ia juga menegaskan, karakter pemilih Muhammadiyah itu suaranya otonom, mandiri, dan tidak tergantung elit. Kondisi itu membuat Muhammadiyah, terjaga menjadi circle society.

"Di Muhammadiyah, memilih pemimpin itu memakai kriteria dan cukup memakai isyarat. Cenderung logika dan kecerdasan akal," katanya.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Hal senada juga diungkapkan, Wakil Sekretaris PCNU Surabaya Gus Miftah ini juga dengan gamblang mengatakan tradisi warga Nahdliyin adalah nderek kiai.

Jika kiai mendukung ke Paslon 02, maka otomatis warga NU akan mengikuti.

"Tradisi NU itu tawadhu kepada kiai panutannya," ujarnya.

Namun secara organisasi, struktural pengurus NU tidak boleh terlibat di politik praktis.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

"Uniknya di NU, para tokoh itu seolah terpaksa terlibat secara pribadi dalam dukungan. Karena pasti tokoh NU itu dituakan atau jadi panutan di wilayah masing-masing," ujar Gus Miftah.

"Otomatis terlibat di model Pemilu langsung ini yang one man one vote. Itulah sebabnya warga NU pasti masih tanya ke tokoh tadi, harus ke mana, setelah itu mereka mengikuti panutannya tadi," imbuhnya.

Hanya saja memang di NU melarang secara organisasi, terlibat di politik praktis. Namun secara pribadi diperbolehkan.

Seperti Gus Ipul, yang karena menjabat Sekjen PBNU hanya diizinkan secara pribadi, lalu diikuti massa pendukungnya. Termasuk Khofifah, yang masuk TKN, sehingga PBNU menonaktifkannya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.