Jumat, 19 Jun 2026 12:29 WIB

Surabaya Mulai Bersolek Imlek, Gapura hingga Naga Kayu Raksasa

Gapura nuansa pecinan mulai dipasang di Halaman Balai Pemuda Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Gapura nuansa pecinan mulai dipasang di Halaman Balai Pemuda Surabaya (foto: Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan dekorasi dan ornamen untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024.

Dekorasi yang disiapkan pada perayaan Imlek kali ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu berupa naga raksasa dan gapura-gapura nuansa pecinan.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Myrna Augusta Aditya Dewi mengatakan, nantinya ada 3 lokasi yang dihias dengan dekorasi bernuansa pecinan. Di antaranya, Balai Kota, Balai Pemuda, dan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun (Kya-kya).

"Di Balai Kota rencana kami akan dipasang (dekorasi) naga raksasa, bentuk naga besar begitu. Kemudian yang di Balai Pemuda, itu bentuknya pintu gerbang tema pecinan, tetapi ada tulisan Selamat Tahun Baru Imlek, di Kya-Kya juga sama seperti itu (di Balai Pemuda),” kata Myrna, Selasa (30/1/2024).

Myrna menerangkan, untuk awal dekorasi pintu gerbang bernuansa pecinan itu telah terpasang di Balai Pemuda dan Kya-Kya Kembang Jepun. Sedangkan dekorasi naga raksasa yang akan diletakkan di halaman depan Balai Kota, masih akan dipasang hari ini.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Ukuran naga raksasa yang akan dipasang di Balai Kota itu tingginya mencapai 5 meter, dengan panjang 20 meter. Pada dekorasi naga tersebut, juga disematkan tulisan ‘Selamat Tahun Baru Imlek’ di bagian ekornya.

"Di tahun 2024 ini adalah tahun Naga Kayu, maka bentuknya naga. Kalau tahun kemarin kan tahun Kelinci Air, nah itu dekorasinya kelinci,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, Pemkot melalui DLH Surabaya tak hanya menghias Balai Kota, Balai Pemuda, dan kawasan Kya-Kya saja. Akan tetapi, juga memasang ornamen bernuansa pecinan di sekitaran Bambu Runcing dan beberapa titik pedestrian lainnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Ada beberapa titik, seperti di Bambu Runcing, kita kasih beberapa lampion, nanti kita sesuaikan,” pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.