Sabtu, 13 Jun 2026 06:28 WIB

Hari Gizi, Pemkab Lamongan Genjot Program Inovasi Penurunan Stunting

Salah satu kegiatan yang digelar Pemkab Lamongan dalam rangka menekan angka stunting. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Salah satu kegiatan yang digelar Pemkab Lamongan dalam rangka menekan angka stunting. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hari Gizi Nasional (HGN) 2024 dijadikan sebagai momentum menekan angka stunting di Kabupaten Lamongan.

Menurut data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, angka stunting selama 2022 berada pada persentase 27,05 persen atau 2.900 kasus stunting. Sesuai dengan RPJMN 2020-2024 prevelensi stunting harus turun hingga 14 persen.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Lamongan bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kabupaten Lamongan luncurkan program inovasi tekan stunting untuk menandai HGN ke-64 di Lamongan.

“Peringatan HGN ke-64 jatuh pada 25 Januari, dalam rangka menandai HGN tahun ini kita bekerja sama dengan Persagi Lamongan. Kerja sama melahirkan inovasi untuk tekan stunting, meliputi kegiatan penyuluhan, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil, dan launching buku," tutur Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan Moh. Chaidir Annas saat ditemui, Senin (29/1/2024) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan.

Pada realisasinya, nanti bakal ada menu kaya protein hewani bagus untuk tumbuh kembang anak yang di-supplay ke seluruh Posyandu di Lamongan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dengan adanya penyuluhan serta buku panduan menu sehat, diharapkan mampu membantu menambah pengetahuan dan kesadaran dalam pemenuhan pendampingan ASI (MP-ASI). Sehingga anak Balita mengalami pertumbuhan dengan baik atau sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan.

Karena pengukuran angka gizi pada anak berdasar pada tinggi badan, berat badan, usia, lingkar lengan, dan perkembangan.

"Simbolis kegiatan peringatan HGN sudah kita laksanakan di Desa Balun Kecamatan Turi pada Kamis 25 Januari lalu. Tujuan kami meluncurkan inovasi pada peringatan HGN 64 ialah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-59 bulan,” terang Chaidir Annas.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, data stunting yang diukur dari sistem elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat atau EPPGBM Kabupaten Lamongan terus mengalami penurunan. Pada Februari tahun 2023 berada pada 4,80 persen, sedangkan pada Agustus 2023 berada pada angka 4,01 persen.

Chaidir Annas menambahkan bahwa sosialisasi tidak hanya berupa penyuluhan secara tatap muka, melainkan juga dapat dipantau melalui podcast berkala yang membahas tentang MP-ASI yang tepat untuk cegah stunting.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.