Senin, 15 Jun 2026 21:03 WIB

Istri di Malang Tewas Diduga Diracun Suami, Dipaksa Minum Pembersih Lantai

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 25 Jan 2024 18:39 WIB
Suasana rumah yang diberi garis polisi, tempat kejadian istri tewas diduga diracun suami. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Suasana rumah yang diberi garis polisi, tempat kejadian istri tewas diduga diracun suami. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang suami berinisial Y (41) diduga meracuni istrinya hingga tewas, yakni Dayang Santi (41) di Perumahan Bumi Mondoroko Raya, Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Korban meregang nyawa dengan kondisi mulut penuh busa.

Santi diduga menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), yang kemudian dipaksa meminum cairan pembersih lantai oleh suaminya sendiri, Y.

Baca Juga: Ini Motif Suami Aniaya Istri Hingga Meninggal di Blitar

Kapolsek Singosari, Kompol Masyhur Ade mengatakan, pihak kepolisian saat ini menduga Santi tewas karena ulah suaminya, Y. Sebab, sebelum Santi tewas, warga mendengar korban dan suaminya bertengkar di dalam rumah pada Rabu (24/1/2024) pagi.

Informasi yang didapat jatimnow.com, bahwa salah satu warga juga sempat ditelepon korban untuk meminta air. Kemudian warga merasa curiga dan mendatangi Santi yang ditemukan sekarat pada Rabu (24/1/2024) pukul 13.00 WIB.

Lebih lanjut, kata Masyhur, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak terselamatkan. Hasil visum sementara dari RS Saiful Anwar Kota Malang menunjukkan korban meninggal akibat cairan yang diduga pembersih lantai.

"Korban mengalami KDRT kemungkinan apakah disuruh minum atau bagaimana masih didalami. Dari hasil keterangan tim medis kemarin, bahwa korban meninggal dengan adanya cairan pembersih lantai (yang dikonsumsi korban)," katanya, Kamis (25/1/2024). 

Baca Juga: Ditemukan Tewas, Perempuan di Blitar Ini Diduga Menjadi Korban KDRT

Masyhur mengatakan, bahwa kepolisian telah memeriksa beberapa saksi yang merupakan tetangga korban.

"Kami masih melakukan pendalaman seperti apa motif sehingga korban meninggal dunia. Saksi-saksi masih dalam proses pemeriksaan," katanya.

Sedangkan, suami korban masih belum dilakukan pemeriksaan. Y masih mendampingi jenazah Santi di RS Saiful Anwar Kota Malang.

Baca Juga: Kasus Kriminal Selama 2025 di Trenggalek Didominasi Kekerasan dan KDRT

"Suami korban masih mendampingi korban untuk autopsi. Kita akan melakukan pemeriksaan kepada suaminya, setelah autopsi selesai," katanya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.