Kamis, 18 Jun 2026 07:02 WIB

Atlet Denny Aprisani Soroti Aksi Pengeroyokan Oknum Pesilat di Tuban

Denny Aprisani memberi tanggapan atas kejadian pengeroyokan sepasang pengendara motor oleh oknum gerombolan pesilat. (Foto: tangkap layar video channel Youtube Denny Wewey for jatimnow.com)
Denny Aprisani memberi tanggapan atas kejadian pengeroyokan sepasang pengendara motor oleh oknum gerombolan pesilat. (Foto: tangkap layar video channel Youtube Denny Wewey for jatimnow.com)

jatimnow.com - Atlet Pencak Silat Nasional, Deny Aprisani, menyayangkan aksi pengeroyokan terhadap pasangan pengendara motor yang dilakukan oleh segerombolan oknum pesilat di Kabupaten Tuban pada Minggu (21/01/2024) yang lalu.

Hal itu disampaikan Deny Aprisani melalui tayangan video yang diunggah dalam channel Youtube Denny Wewey.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Menurut Denny, aksi pengeroyokan atau pun tindakan yang lainnya yang serupa, sangat disayangkan dan tidak dibenarkan apapun bentuk dan sebabnya.

Denny menyoroti kejadian pengeroyokan sebagai bentuk arogansi gerombolan oknum pesilat yang belakangan makin marak, khususnya di wilayah Jawa Timur. Mirisnya, sikap arogansi dan fanatisme buta para oknum pesilat itu makin sadis.

Sebelumnya, kata Denny, segerombolan oknum pesilat juga melakukan pengeroyokan hingga pelecehan terhadap seorang perempuan anggota pencak silat di Sidoarjo, Jatim. Pelaku yang melakukan pengeroyokan juga merampas baju bergambar atribut silat yang tengah dikenakan korban.

Terbaru, lanjut Denny, kasus pengeroyokan di Kabupaten Tuban, dimana korbannya adalah sepasang pelajar yang tengah dalam perjalanan menuju ke sekolah. Tanpa sebab yang jelas, mereka langsung dikeroyok dengan beringas tanpa belas kasihan oleh gerombolan oknum pesilat.

Aksi main hakim sendiri dan sikap intoleransi antarperguruan pencak silat adalah hal yang sangat merugikan, baik untuk korban, hingga organisasi atau perguruan pencak silat.

Baca Juga: Mahasiswi UIN KHAS Jember Raih Perunggu di Ajang Kejurprov IPSI Jatim 2026

"Tidak ada yang salah dari perguruannya. Semua kembali pada oknumnya. Saya sampaikan tidak ada untungnya melakukan hal-hal anarkis atau pengeroyokan seperti itu. Justru hal itu menunjukkan bahwa kita (pendekar silat) sangat brutal, " ungkap Denny dalam video Youtube seperti yang dilihat Jatimnow.com, pada Rabu (24/1/2024).

Denny mengajak kepada seluruh pesilat untuk menyalurkan hobby atau rasa cinta dan bangganya terhadap perguruan pencak silat yang dianut melalui kegiatan yang positif dan prestasi. Bukan malah bersikap arogan dan sok jago hingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

"Saya mengingatkan jangan sampai ada hal seperti ini lagi, kalau kalian ingin ngebanggain (membanggakan) perguruan kalian tunjukkan dengan hal-hal positif tanpa kalian menyakiti orang lain, menjatuhkan orang lain, tanpa menunjukkan melalui hal-hal negatif, " Pesan Denny yang juga pelatih atlet Pencak Silat itu.

Baca Juga: Warisi Darah Pesilat, Kakak Beradik asal Kediri Ukir Prestasi hingga Nasional

"Kalau pun kalian ingin bersaing. Bersainglah ke ranah prestasi, itu diperbolehkan. Bisa membanggakan nama perguruan, bisa berprestasi bahkan bisa membanggakan negara. Daripada kita (antarpesilat) saling membenci di jalan," sambungnya.

Video tersebut, sudah ditonton lebih dari 56 ribu orang dan menuai ratusan komentar dari warganet.

Sekedar diketahui, Denny Aprisani adalah atlet pencak silat asal Palembang. Beragam prestasi di bidang olahraga pencak silat pernah diraihnya. Denny juga tercatat pernah meraih medali perunggu di SEA Games tahun 2011, medali emas Asian Univercity Games tahun 2012 dan masih banyak prestasi membanggakan lainnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.