Rabu, 17 Jun 2026 14:27 WIB

Ditahan Imbang Deltras, Persela Lamongan Incar Kemenangan di 2 Laga Sisa

Salah satu pemain Persela Lamongan Rahel Radiansya saat dijagal Bek Deltras Sidoarjo, Bima Ragil. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu pemain Persela Lamongan Rahel Radiansya saat dijagal Bek Deltras Sidoarjo, Bima Ragil. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persaingan 4 tim di grup Y Liga 2 semakin kompetitif, menyusul hasil Persela Lamongan kontra Deltras berakhir imbang dengan skor 0-0.

Laga bertajuk Derby Jatim ini berlangsung panas, Persela yang mencoba tampil ngotot demi tambahan 3 poin dan merebut tahta pemuncak klasemen grup Y harus puas berbagi poin.

Baca Juga: Persikmania Kawal Kepulangan Persik KediriTim Usai Menangi Laga Derby Jatim

Di sisi lain, Deltras yang sejak awal tahu sang rival akan tampil habis-habisan dan mencoba mengkudeta puncak klasemen dengan menunjukkan strategi bertahan yang impresif dan kokoh.

Pelatih Persela Lamongan, Djajang Nurdjaman mengaku pertandingan kontra Deltras tak sesuai ekspektasinya. Dirinya yang sejak awal menarget kemenangan harus puas dengan hasil imbang kali ini.

"Ini hasil yang bukan diinginkan oleh tim. Karena kami mengincar 3 poin untuk tetap mengamankan slot babak semi final," kata Djanur saat konfrensi pers setelah pertandingan, Selasa (23/1/2024).

Djanur menilai bila penyebab gagalnya Persela meraih kemenangan ada pada tumpulnya lini depan sehingga membuat timnya banyak membuang peluang.

Baca Juga: Persiku Kudus Siap Ladeni Deltras Sidoarjo di Surajaya Lamongan

"Soal penguasaan bola mungkin kita menang tapi sekali lagi tumpulnya lini depan, kita tidak bisa mengkonfersi menjadi gol dari beberapa peluang yang kita ciptakan," ujarnya.

Tak hanya itu, Djanur menambahkan, bila strategi Deltras Sidoarjo membuat pertahanan solid dan sulit ditembus sukses diterapkan.

"Deltras juga bermain safe ya untuk mencari 1 poin, sehingga jalannya pertandingan seperti tadi, kita bisa menguasai tapi tidak bisa memenangkan pertandingan," tambahnya.

Baca Juga: Izin Laga Arema vs Persebaya di Kanjuruhan Diputuskan Pekan Depan

Walau begitu, Skuad Persela tetap optimis dapat melaju ke babak semi final meski lebih terjal. Setidaknya, Persela wajib menyapu bersih 2 laga tersisa.

"Karena target awal adalah 3 poin apa boleh buat, kita masih punya kesempatan 2 pertandingan sisa, masih belum tertutup peluang untuk maju ke babak semi final, asal di 2 pertandingan terakhir kita bisa memenangkan pertandingan," pungkas Djanur.

Saat ini, persaingan di grup Y Liga 2 belum bergeser. Deltras masih memuncaki klasemen dengan 6 poin dari 1 menang, 3 seri, 0 kekalahan. Disusul Persela yang mengemas 5 poin dari 1 menang, 2 seri, 1 kekalahan. Posisi ke-3 ditempati Malut United dengan 3 poin dari 3 hasil seri, sementara terakhir Bekasi FC yang dengan 2 poin dari hasil 2 seri dan 1 kekalahan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.