Senin, 15 Jun 2026 14:04 WIB

Sub PIN Polio di Ponorogo Berhasil Lampaui Target, Ini yang Dilakukan Dinkes

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat melakukan tetes pertama imunisasi polio tetes kepada salah satu anak (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat melakukan tetes pertama imunisasi polio tetes kepada salah satu anak (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo telah melampaui target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

Dinkes Ponorogo telah membukukan 106,9 persen atau setara dengan 85.743 anak telah dilakukan imunisasi tetes polio. Walaupun begitu, Dinkes Ponorogo tetap melakukan sweeping bagi yang belum diimunisasi tetes polio.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Sampai hari ini, kita beri toleransi untuk anak-anak yang sakit kami lakukan sweeping atau penyisiran,” ujar Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, Selasa (23/1/2024).

Penyisiran ini, jelas dia, untuk menggenjot hasil Sub PIN Polio di Bumi Reog. Ayu, sapaan akrab Dyah Ayu Puspitaningarti mengaku bahwa secara global memang mencapai 106,9 persen.

Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)Kepala Dinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Hanya saja, untuk hasil Sub PIN Polio untuk usia 0 bulan sampai 59 bulan atau 5 tahun kurang 1 bulan baru 87,1 persen atau setara dengan 43.929 bayi yang baru mendapatkan imunisasi tetes polio.

“Kami tetap berusaha meningkatkan yang usia 0 bulan sampai 59 bulan. Mereka waktu jadwalnya PIN Polio mungkin sakit. Jadi harus ditingkatkan,” terangnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Selain menyisir, mereka yang belum terimunisasi PIN Polio bisa mendatangi fasiltas kesehatan terdekat. Mungkin, kata dia, waktu jadwalnya sakit.

“Kan kalau sakit panas pilek memang tidak bisa ditetes polio. Lalu ini sudah sembuh bisa datang ke puskesmas atau polindes untuk imunisasi polio,” paparnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.