Kamis, 18 Jun 2026 13:24 WIB

2 Tahun Lagi Tempat Belanja di Kediri Bebas Kantong Plastik, Warga Sudah Siap?

Suasana di Pasar Pahing Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana di Pasar Pahing Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri terus mensosialisasikan larangan penggunaan plastik sekali pakai untuk mengurangi dampak buruknya terhadap lingkungan dan makhluk hidup.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Kediri telah menetapkan Peraturan Wali Kota Kediri No. 30 Tahun 2023 tentang Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai pada 27 Juli 2023 lalu. Jenis plastik sekali pakai yang tidak boleh digunakan, meliputi kantong/tas plastik, polysterina (styrofoam) dan sedotan plastik.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Pada Perwali tersebut juga dijelaskan bahwa plastik sekali pakai yang dilarang dapat digantikan dengan peralatan berbahan kaca, stainless steel, alumunium porselen/keramik, kayu, tembikar, bambu, kain, kertas, daun atau peralatan berbahan organik lainnya, seperti kantong belanja ramah lingkungan.

Selain pasar dan minimarket, pembatasan sampah plastik sekali pakai ini juga berlaku bagi instansi pemerintah/pemerintah daerah, BUMN/BUMD, BLU/BLUD, lembaga pendidikan, lembaga swasta, lembaga keagamaan dan lembaga sosial maupun pelaku usaha di Kota Kediri dalam kegiatan sehari-hari.

Saat ini minimarket seperti Indomaret mulai memberlakukan transaksi tanpa plastik sekali pakai tersebut. Mereka menawarkan tas belanja berbayar sebagai penggantinya. Namun, di pasar dan warung-warung penggunaan plastik sekali pakai masih menjadi pemandangan yang lumrah.

Kepala DLHKP Kota Kediri Imam Mutakin mengatakan, saat ini pihaknya terus mensosialisasikan aturan tersebut. Targetnya 2 tahun ke depan, seluruh kawasan transaksi sudah tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai ini.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

"Saat ini proses kami masih dalam tahap sosialisasi semuanya. Kalau tempat-tempat bertransaksi seperti minimarket kemudian pertokoan kita bisa kontrol, tapi terkait yang di pasar itu kita masih sosialisasi lebih lanjut," kata Imam, Rabu (10/1/2024)

"Targetnya 2 tahun ke depan semua bisa melaksanakan. Saat ini 2-3 bulan kita proses sosialisasi terus, kita sampaikan ke masyarakat agar stop menggunakan wadah plastik sekali pakai," tambahnya.

Lebih lanjut menurut Imam, sampah plastik menyumbang 30-40 persen dari total 140 ton sampah yang masuk ke TPA Klotok per hari.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Tentu jika tidak ditangani secara serius, sampah plastik bisa membawa dampak negatif terhadap media lingkungan - air, tanah, dan udara, yang akhirnya berdampak negatif kepada keberadaan mahluk hidup termasuk manusia. Mengingat plastik merupakan sampah yang sulit terurai.

Kantong plastik baru bisa terurai sekitar 10 tahun - 500 tahun, sedotan plastik bisa terurai sekitar 20 tahun, gelas plastik terurai sekitar 50 tahun, kemasan sachet plastik membutuhkan 50 tahun - 80 tahun, dan botol plastik terurai sekitar 450 tahun, sedangkan styrofoam tidak bisa terurai oleh lingkungan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.