Kamis, 18 Jun 2026 18:06 WIB

Menengok Peternakan Kambing Kontes di Lojejer Jember, Harganya Sampai Rp25 Juta

Shaiku bersama kambing ternaknya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Shaiku bersama kambing ternaknya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Selain terkenal dengan sumber daya pesisir dan pertanian, Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember juga dikenal dengan potensi hasil peternakan, seperti kambing dan domba.

Muhammad Shaiku Abadi (48), salah satu peternak kambing dan domba sejak 2004 mengaku tidak hanya beternak domba lokal, namun ia juga mengembangkan domba jenis merino dan cross texel.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Di awal langsung ternak kambing, dulu peranakan Etawa merambah ke domba dan sekarang jenis dombanya Merino, Cross Texel, lokal termasuk peranakan Etawa juga masih ada," kata Shaiku kepada jatimnow.com, Senin (8/1/2024).

Domba ternak milik Shaiku juga telah sering mengikuti kontes skala nasional dan meraih juara.

"Jenis Texel dan Merino ke dunia kontes dari 2 tahun belakangan ini. Jadi memang kita punya bibitan unggul kemudian kita prospek untuk kontes, alhamdulillah event nasional kita dapat juara tiga di Blitar kemarin," tuturnya.

Domba-domba milik Shaiku memang memilliki bentuk dan ciri khas domba lucu. Untuk bisa seperti itu, harus diberi makan yang ekstra, tidak sekadar rumput biasa saja. Juga harus dimandikan minimal seminggu sekali.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Makanan ekstra foodingnya ada ketela, sparator, dua jenis sentrat, ampas tahu, jagung. Kita ramu sesuai komposisi yang tepat sehingga menghasilkan domba yang kita inginkan," ungkapnya.

Menurut Shaiku, yang membedakan produk ternaknya dengan tempat lain adalah ia berfokus juga untuk domba kontes.

"Hasil ternak kita berprospek untuk kontes. Selain bibitnya memang unggul, juga kita maksimalkan untuk pemenuhan nutrisi, jadi itu yang membedakan dengan peternak lain," jelasnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dengan populasi kandang sebanyak 125 ekor, ia mematok harga antara Rp11 juta hingga Rp25 juta untuk seekor domba kontes.

"Omzet tahun pertama naik 100 persen, tahun kedua ketiga 200 persen, beromzet sekitar Rp250 juta juga dengan pemasaran sudah mencakup segala wilayah di Jawa Timur," pungkasnya.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.