Sabtu, 20 Jun 2026 18:19 WIB

Disbudparpora Ponorogo Yakin Festival Reog Lolos KEN 2024

Festival Nasional Reog Ponorogotahun 2023 lalu (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Festival Nasional Reog Ponorogotahun 2023 lalu (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan kurasi (penilaian) terhadap Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) 2024 untuk masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2024.

Baca Juga: Tampilkan Reog Ponorogo, Prajurit KRI Bima Suci Sukses Pikat Warga Colombo

“Kami optimis Festival Reog (FNRP) bakal masuk KEN (Karisma Event Nusantara) tahun 2024,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora), Judha Slamet Sarwo Edhi, Senin (8/1/2024).

Menurutnya, Disbudparpora telah melakukan presentasi di depan tim dari Kemenparekraf untuk bisa masuk dalam KEN 2024 ini. Pada 2023 lalu, FNRP telah masuk KEN.

“Kalau 2023 kita (Pemkab Ponorogo) acara Festival Nasional Reog Ponorogo ditetapkan (dalam daftar) Top Ten (10 besar). Mudah-mudahan tetap Top Ten,” harap Judha.

Dia menyebutkan, KEN bisa masuk pada Top Ten tidak mudah. Lantaran harus melakukan manajemen dan tata kelola event yang cukup bagus. Selain itu juga membudidayakan komunitas, bagaimana peran pemerintah, peran seniman, juga masyarakat yang terlibat pada event FNRP.

Baca Juga: Mixzone Creative Hub jadikan Ponorogo sebagai Kota Kreatif Dunia Jaringan UNESCO

“Itu menjadi beberapa bagian yang ditanyakan tim kurator,” terangnya.

Selain itu, juga bagaimana memberikan dampak ekonomi bagi warga Ponorogo. Hal itu juga menjadi penting, karena menjadi bagian yang juga ditanyakan oleh tim kurator Kemenparekraf.

“Pengalaman event 2023 FNRP, pada tata kelola manajemen, mudah-mudahan bertengger top Ten,” papar Judha.

Baca Juga: Reog Ponorogo Resmi Diakui UNESCO, Digelar Serentak di Seluruh Dunia

Judha kembali menyampaikan keyakinannya, bahwa FNRP masuk pada KEN 2024 bersama ratusan event lain di seluruh Indonesia.

“Mohon doa restu dari seluruh warga Ponorogo,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.