Jumat, 19 Jun 2026 05:08 WIB

3 Oknum Anggota TNI Diperiksa Terkait Penggelapan Kendaraan Curian di Sidoarjo

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Senin, 08 Jan 2024 11:07 WIB
Ilustrasi (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Tiga oknum anggota TNI AD diduga terlibat kasus penggelapan kendaraan bermotor hasil curian di Sidoarjo. Saat ini ketiga oknum TNI tersebut tengah diperiksa oleh Pomdam V/Brawijaya.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan sindikat curanmor yang berhasil diungkap oleh Polda Metro Jaya bersama Polda Jatim dan Pomdam V/Brawijaya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Pemprov dan Kodam V/Brawijaya

Tersangka yakni EI warga sipil. Dalam melancarkan aksinya, tersangka diduga dibantu anggota TNI AD untuk menyimpan kendaraan curian di Markas Gudbalkir Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) di Buduran, Sidoarjo.

Informasi yang dihimpun jatimnow.com, di lokasi tersebut, ditemukan 215 unit kendaraan roda dua dan 49 unit kendaraan roda empat.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/ Brawijaya Kolonel Infantri Rendra Dwi Ardani mengatakan, tiga anggota TNI AD yang saat ini diperiksa adalah Kopda AS, Praka J dan Mayor BPR.

“Pomdam V/Brawijaya masih memproses dan mendalami keterlibatan oknum prajurit TNI AD yang diduga terlibat penggelapan Ranmor tersebut,” kata Rendra, Senin (8/1/2023).

Baca Juga: Bupati Tulungagung Bantu Mediasi Warga Dengan TNI AD Terkait Akses Listrik

Rendra melanjutkan, penyelidikan berawal dari pemeriksaan atas keterlibatan Kopda AS dalam kasus penggelapan kendaraan curian tersebut.

Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut muncul dua nama anggota lain yang saat ini sedang diperiksa yang diduga juga terlibat dalam kasus tersebut.

“Ada 3 oknum prajurit dari Pusziad yang saat ini diperiksa di Pomdam V/Brawijaya yaitu Kopda AS, Praka J dan Mayor BPR,” ujarnya.

Baca Juga: ITS Kembangkan Kapal Perang Multifungsi Terbesar untuk TNI AD

Rendra menuturkan, ketiga anggota TNI AD ini bukan anggota organik Kodam V/Brawijaya. Namun, karena locus kejadian di wilayah Kodam V/Brawijaya sehingga penanganan dugaan penggelapan ini ditangani oleh Pomdam V/Brawijaya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.