Selasa, 23 Jun 2026 08:43 WIB

Ibu asal Bekasi Diperkosa 2 Pria di Kediri usai Jenguk Anak Mondok

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 07 Jan 2024 08:29 WIB
Polisi amankan 2 pelaku pemerkosaan ibu asal Bekasi. (Foto: Satreskrim Polres Kediri for jatimnow.com)
Polisi amankan 2 pelaku pemerkosaan ibu asal Bekasi. (Foto: Satreskrim Polres Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Niat cari pekerjaan saat jenguk anak dan keponakan di pondok pesantren Kediri, seorang ibu asal Bekasi malah jadi korban pemerkosaan dua pemuda bejat asal Surabaya dan Kediri.

Nasib malang itu dialami oleh SP (34) seorang ibu rumah tangga asal Bekasi. Kini dia menderita usai kejadian di malam tahun baru itu.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto membenarkan kejadian tersebut dan pelaku kini telah ditangkap anggota Satreskrim Polres Kediri.

"Iya benar, kejadian tersebut terjadi pada awal tahun baru 2024 kemarin dan pelaku telah diamankan anggota Satreskrim Polres Kediri," kata AKBP Bimo Ariyanto, Minggu (7/1/2024).

Lebih lanjut, Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fauzi Pratama menjelaskan, awalnya korban datang ke Kediri pada 5 Desember 2023 untuk menengok anak kandungnya yang bersekolah di pondok pesantren di Kecamatan Gurah dan menginap sampai tanggal 28 Desember 2023.

Kemudian korban menengok keponakan yang bersekolah di pondok pesantren di Kota Kediri dan menginap sampai tanggal 1 Januari 2024.

Karena keterbatasan uang saku, selanjutnya korban berusaha mencari pekerjaan dengan melihat lowongan pekerjaan melalui Facebook. Lalu korban menghubungi nomor telepon yang tertera di salah satu postingan yang kemudian melalui pesan whatsapp menawarkan pekerjaan di wilayah Blitar.

Korban tertarik dan ditawarkan berangkat bersama-sama oleh pelaku yang mengaku sebagai karyawan Dian Yasak Santoso alias Kojek (31).

Karena korban menolak diminta bertemu di dekat Bendungan Waruturi Kecamatan Gampengrejo, akhirnya korban diminta menunggu di sekitar Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Sekitar pukul 21.00 WIB, tersangka asal Tenggilis Mejoyo Surabaya itu datang bersama tersangka lain Uguk Farizal (28) warga Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri dengan mengendarai kendaraan sepeda motor.

Kemudian, mereka berboncengan tiga dengan posisi korban di bagian belakang. Namun, ketika akan berangkat ke Blitar, korban diajak mampir ke daerah Pare dengan alasan mau membayar upah karyawan.

Saat melewati Jembatan Semampir, sepeda motor diarahkan masuk ke arah jalan perkampungan menuju area persawahan Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

Saat di TKP, korban diminta turun dan kedua tersangka berpamitan buang air kecil. Setelah itu, tersangka sempat meminta korban untuk mau dibonceng di bagian tengah, namun korban menolak. Lalu pelaku Ugik secara paksa menarik dan memegang tangan sambil membekap mulut korban dan ditarik ke tanah. Kemudian mereka melakukan tindakan bejatnya kepada korban secara bergantian.

Setelah selesai, kedua tersangka kabur meninggalkan korban sendirian di lokasi dan membawa lari ponsel dan dompet korban.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Dalam kondisi lemas dan tak berdaya, korban berlari meminta pertolongan kepada warga dan bertemu saksi yang kebetulan sedang mengairi sawah. Korban kemudian diantar ke Polsek Gampengrejo untuk melaporkan kejadian yang telah dialaminya.

"Korban ini dari Bekasi, bermaksud mengunjungi anaknya, karena kangen dan ingin menghabiskan waktu tahun baru bersama anaknya, namun karena kehabisan uang saku ingin mencari pekerjaan melalui medsos, namun terjebak dan tertipu dengan pelaku. Hingga berakhir menjadi korban tindakan kekerasan seksual oleh pelaku," jelas AKP Fauzi Pratama.

Berdasarkan pemeriksaan saksi dan keterangan korban, akhirnya anggota Resmob Polres Kediri berhasil menangkap pelaku yang berusaha melarikan diri dan bersembunyi di luar kota, pada Sabtu (6/1/2023) dini hari.

"Alhamdulillah dua pelaku berhasil kita tangkap dan mengakui perbuatan kejinya terhadap korban SP, di wilayah Blitar dan Kabupaten Kediri," tandas Fauzi.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.