Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Kolam Retensi Rampung Dikerjakan, Diproyeksikan Atasi Banjir Kota Lamongan

Uji coba pompa air di kolam retensi Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).
Uji coba pompa air di kolam retensi Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).

jatimnow.com - Proyek kolam retensi Pemerintah Kabupaten Lamongan rampung dikerjakan. Kini, proyek yang digadang-gadang bisa mengatasi banjir wilayah perkotaan tersebut siap dioperasikan.

Kepada Dinas Pekerjaan Umun Sumber Daya Air (DPU-SDA) Lamongan, Gunadi menegaskan proyek kolam retensi rampung sesuai jadwal. Seluruh perangkat mulai instalasi listrik, rumah pompa beserta 2 unit pompa air selesai dibangun.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Pembangunan kolam retensi rampung tepat waktu, kini siap dioperasikan," kata Gunadi kepada wartawan, Selasa (2/1/2024).

Kolam retensi yang berada di Kelurahan Sidokumpul tersebut kini mulai diuji coba dengan mulai mengaktifkan pompa air.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Dengan luas 120 hektare kolam retensi ini mampu menampung setidaknya 20.000 meter kubik, nanti kalau curah hujan tinggi air yang biasa menggenang bisa langsung dialirkan ke kolam retensi," bebernya.

Kolam retensi memanfaatkan tanah aset pemkab, seluas 1, 6 hektare dengan penggalian sedalam sekitar 1, 5 meter. Dan alokasi anggaran untuk pembangunan kolam retensi mencapai Rp3, 5 miliar.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Insya Allah dengan selesaianya kolam retensi, warga Kota Lamongan tidak akan lagi merasakan genangan tinggi yang terjadi setiap hujan dengan intensitas tinggi," ungkapnya.

Kolam retensi di utara UPT Pengolahan Tinja di Dapur Utara difungsikan untuk menampung air, khususnya di wilayah kota yang masuk di kanal pembuang Sidokumpul mulai dari jalan Sumargo di kelurahan Tlogoanyar ke Utara jalan nasional di Kelurahan Sidokumpul.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.