Senin, 15 Jun 2026 10:30 WIB

Suami Mutilasi Istri di Malang, Diduga Kuat Ini Pemicunya

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 31 Des 2023 15:13 WIB
Lokasi rumah dari aksi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan JM (61) kepada istrinya, Ni Made Sutarini di Jalan Serayu, Nomor 6 RT 02 RW 04, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Lokasi rumah dari aksi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan JM (61) kepada istrinya, Ni Made Sutarini di Jalan Serayu, Nomor 6 RT 02 RW 04, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan JM (61) kepada istrinya, Ni Made Sutarini di Kota Malang diduga kuat dipicu masalah rumah tangga.

Peristiwa sadis terjadi di rumah pelaku Jalan Serayu, Nomor 6 RT 02 RW 04, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing pada Sabtu (30/12/2023) mulai sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga: Terdakwa Mutilasi Koper Merah Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengatakan, bahwa korban sudah lama tidak tinggal bersama suaminya. Namun, korban ada kegiatan di Kota Malang pada Sabtu (30/12/2023).

"Hari Sabtu (30/12/2023) sekitar pukul 07.30 WIB, tersangka pergi menjemput korban ke Taman Krida Budaya. Sekitar pukul 08.15 WIB, tersangka bertemu korban di Taman Krida Budaya, dan kemudian pulang menuju rumah menggunakan taksi online. Sesampai di rumah sekitar pukul 10.30 WIB antara korban dan pelaku terjadi cekcok," kata Danang pada Minggu (31/12/2023).

Pelaku dan korban diawali dengan cekcok. Kemudian, pelaku memukul kepala korban dengan tangan dan dilanjut mencekik leher korban.

"Motifnya persoalan rumah tangga. Karena si istri sudah lama tidak kembali ke rumah. Namun kemarin itu, Sabtu (30/12/2023), korban kembali ke Malang untuk mengikuti suatu kegiatan," katanya.

Baca Juga: Anjing Unit K-9 Polda Jatim Bantu Ungkap Identitas Korban Mutilasi Mojokerto

Selanjutnya, tubuh korban dipotong menjadi 10 bagian menggunakan pisau besar atau parang, dan pisau kecil. Diantaranya, kepala - leher, lengan kanan atas - telapak tangan, lengan kiri atas - telapak tangan, torso (badan), paha atas kanan - lutut, paha atas kiri - lutut, betis kanan - engkel, betis kiri - engkel, telapak kaki kanan, dan telapak kaki kiri.

Selanjutnya potongan tubuh korban diletakkan di teras rumah dalam sebuah ember. Kemudian, pelaku menyerahkan diri pada Minggu (31/12/2023) ke Polsek Blimbing sekitar pukul 08.00 WIB.

"Tersangka mengakui perbuatannya telah membunuh dan memutilasi istrinya. Setelah ini kami lakukan pemeriksaan terhadap tersangka, termasuk kejiwaannya," ungkapnya.

Baca Juga: Terdakwa Mutilasi Koper Merah di Kediri Dituntut Hukuman Mati

Seluruh potongan tubuh korban juga telah dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk selanjutnya dilakukan autopsi.

"Keluarga korban yang berada di Bali juga sudah kami hubungi dan sedang perjalanan ke Kota Malang," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.