Jumat, 19 Jun 2026 19:58 WIB

Hadiri Istigasah Kubro di Trenggalek, Anies Baswedan Soroti Dua Hal Ini

Anies Baswedan usai menghadiri istigotsah kubro di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Anies Baswedan usai menghadiri istigotsah kubro di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menghadiri istigasah kubro di Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.

Anies hadir didampingi Pengasuh Pesantren Asrama perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, KH Yusuf Khudori. Mantan Gubernur DKI ini tampak khusyuk mengikuti kegiatan tersebut bersama ribuan jemaah dan simpatisan yang hadir.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Dalam kegiatan tersebut, Anies menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah dan kondisi pendidikan yang dinilai kurang berkeadilan. Menurutnya, saat ini terjadi perbedaan perlakukan pemerintah terhadap pendidikan swasta dan negeri. Bahkan, pemerintah dinilai telah memperlakukan secara berbeda antara sekolah umum dengan diniah.

"Contoh paling gampang adalah pendidikan negeri dan swasta, serta pendidikan umum dan diniyah, yang perlakuannya berbeda, padahal yang dididik sama-sama anak Indonesia," ujarnya, Jumat (29/12/2023) malam.

Saat ini, pemerintah memperlakukan sekolah swasta seolah-olah pesaing sekolah negeri. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya kesenjangan dan disparitas antara sekolah swasta dan negeri. Padahal seharusnya pemerintah menganggap sekolah swasta adalah mitra sekolah negeri.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Karena kalau tidak ada pendidikan swasta tidak cukup pemerintah mendidik anak-anak kita, enggak cukup bangku sekolahnya," imbuhnya.

Tak hanya persoalan pendidikan, Anies juga menyoroti persoalan klasik di bidang pertanian, yakni terkait ketersediaan pupuk. Menurutnya, selama berkeliling di berbagai daerah di Indonesia hampir seluruh petani mengeluhkan persoalan pupuk.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Program ketersediaan pupuk menjadi salah satu program unggulan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, saat kampanye di beberapa daerah.

"Insyaallah program 100 hari pertama ada hal yang kita ingin bereskan soal pupuk buat petani-petani kita," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.