Senin, 15 Jun 2026 20:35 WIB

639 Tersangka Berhasil Diamankan Polres Lamongan Selama 2023

Rilis akhir tahun Polres Lamongan, para tersangka dihadirkan ke depan awak media. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Rilis akhir tahun Polres Lamongan, para tersangka dihadirkan ke depan awak media. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam kurun waktu setahun, Polres Lamongan tercatat menangani 781 kasus dengan rasio 656 kasus berhasil diselesaikan dan mengamankan 639 orang sebagai tersangka.

Secara terperinci, 781 kasus tersebut didapat dari kasus narkoba sebanyak 70 kasus dengan 99 tersangka, sedangkan dari kasus kriminal terdapat 586 kasus dan 537 tersangka. Seluruh tersangka didominasi laki-laki dan didapati pula 3 orang perempuan.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Dalam giat rilis akhir tahun 2023 ini, secara keseluruhan jika dibanding tahun 2022, angka penyebaran narkoba selama 2023 tercatat menurun 21 persen namun tetapi jumlah tersangka meningkat 9 persen.

Berbanding terbalik, kasus kriminal diketahui malah meningkat 5.8 persen dengan jumlah tersangka yang juga meningkat 3.53 persen jika dibanding tahun lalu.

Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha melalui Wakapolres Lamongan, Kompol Akay Fahli mengungkapkan bila dari total 781 kasus terdapat 125 kasus kriminal yang belum terselesaikan.

"Secara umum total kasus selama 2023 ada 781 kasus dari narkoba 90 kasus dan kriminal 711, untuk kriminal kasus selesai 586 menyisakan 125 kasus," kata Akay Fahli saat rilis akhir tahun di Mapolres Lamongan, Jumat (29/12/2023).

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Disampaikan Kompol Akay, kasus yang mendominasi selama 2023, yakni pencurian motor (curanmor) disusul pencurian dan pemberatan (curat) kemudian penipuan.

"Untuk kriminal. curanmor 132 kasus, curat 71 kasus, dan penipuan 88 kasus. Dibanding tahun lalu ada peningkatan sekitar 114 kasus atau naik 13,03 persen,"bebernya.

Sementara untuk, narkoba grafik jumlah kasus dilaporkan menurun dari tahun lalu 89 kasus di tahun 2023 terdapat hanya 70 kasus. Namun, jumlah tersangka meningkat sekitar 9 orang dari tahun lalu yang hanya 93 orang menjadi 102.

Baca Juga: Pria Asal Gresik Ajak Anak dan Istri Curi Pompa Air di Lamongan

"Narkotika, barang bukti yang kami sita di antaranya, Ganja 1,17 gram, Sabu-sabu 58,71 gram, Pil Carnopen 608 butir dan Pil Daftar G 6.899 butir, beserta uang tunai Rp 9.239.000," urainya.

Selain itu, Polres Lamongan juga mengungkap hasil giat Cipta Kondisi selama 2023 yang mengamankan ratusan liter miras, juga memaparkan data pelanggaran lalu lintas.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.