Kamis, 18 Jun 2026 18:59 WIB

Akhir Tahun 2023, PAD RSUD Gambiran Kota Kediri Tembus Rp150 Miliar

Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri Aditya Bagus Djatmiko. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri Aditya Bagus Djatmiko. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) RSUD Gambiran Kota Kediri tembus Rp150 miliar. Angka tersebut melampaui target yang dibebankan pemerintah di tahun 2023 ini.

Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri Aditya Bagus Djatmiko mengatakan, di tahun 2023 Pemerintah Kota Kediri membebani mereka dengan target PAD Rp121 miliar. Per hari ini, pendapatan rumah sakit di jalan Kapten Tendean, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren itu mencapai Rp150 miliar.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

"Target dari pemkot (Kediri) itu memang kami ditargetkan di angka Rp121 miliar, untuk pencapaiannya Alhamdulillah per hari ini sudah di angka sekitar 150 miliar," kata Aditya Bagus, Kamis (28/12/2023).

Seperti diketahui, selain warga Kota Kediri RSUD Gambiran merupakan rumah sakit jujukan dari sejumlah daerah di sekitarnya. Ada Kabupaten Kediri, Tulungagung, Blitar dan Nganjuk. Mereka juga memiliki Pelayanan Eksekutif Homecare (PEH) Gambiran yang bisa menjangkau pasien dimana pun.

Aditya Bagus cukup bersyukur dengan capaian ini. Selain program unggulan dan dokter-dokter spesialis yang tersedia lengkap, mutu layanan juga turut menjadi pendongkrak capaian PAD ini.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

“Kami besyukur karena bisa menyelesaikan tahun 2023 ini dengan hasil yang memuaskan. Tentu ada banyak faktor (pendongkrak PAD), salah satunya adalah bagaimana temen-temen semuanya, terutama yang di depan berupaya untuk memahami kebutuhan pasien, memahami bahwa ya yang menghidupi rumah sakit ya pasien. Jadi tidak boleh ada pikiran karena mungkin PNS, ASN terus sak karepe dewe (seenaknya), nggak,” jelasnya.

Namun, di sisi lain, Aditya Bagus masih belum puas dengan hasil ini. Survey kepuasan masyarakat di angka 80-85 persen juga dirasa masih kurang. Menurutnya, masih banyak hal lain yang harus terus ditingkatkan. Selain program, tahun depan pihaknya merencanakan program pelatihan secara menyeluruh untuk kembali meningkatkan mutu layanan.

Baca Juga: Tunggakan Tembus Rp197 Juta, Aliran Listrik Rusunawa di Probolinggo Diputus

“Masih banyak hal lain yang harus ditingkatkan, pelayanan, budaya kerja, dan etos kerja yang harus kami tingkatkan lagi. Kalau dari survei terakhir memang ada peningkatan tapi kami belum puas. Karena sebetulnya survey itu mungkin hanya sekilas. Secara umum pada prinsipinya sudah ada peningkatan kepuasan dari pasien ada di angka kisaran 80-85 tapi target kami 90 persen,” tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.