Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Deklarasi Pemilu Damai di Jatim, Kapolri: Perbedaan adalah Hak yang Harus Dihormati

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Kamis, 28 Des 2023 15:37 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengahdiri Deklarasi Pemilu Damai di Polda Jatim. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengahdiri Deklarasi Pemilu Damai di Polda Jatim. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, jajaran Polda Jatim menggelar Deklarasi Pemilu Damai di Gedung Mahameru Polda Jatim, Kamis (28/12/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Barwijaya Mayjen Rafael Gareba Baay, Dankodiklat AL Letjen (Mar) Nur Alamsyah mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, dan sejumlah pejabat utama dari Mabes TNI dan Polri.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan, di situasi yang mulai menghangat, masyarakat harus bisa lebih menghargai setiap perbedaan pilihan. Menurutnya perbedaan adalah suatu hak dalam proses demokrasi.

"Kita selalu ingatkan bahwa perbedaan yang ada itu jangan kemudian membuat menjadi suatu permusuhan. Jadi perbedaan itu bagian dari demokrasi, bagian dari hak yg tentunya itu harus sama-sama kita hormati," kata Jenderal Listyo kepada wartawan.

Listyo mengatakan, persatuan dan kesatuan menjadi modal utama suksesnya sebuah proses demokrasi. Ia menuturkan, perdamaian bangsa Indonesia menjadi hal utama yang harus di perhatikan. Karena, siapapun pemimpinnya, harus bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Saya kira semuanya sepakat bahwa persatuan dan kesatuan menjadi hal yang harus dijaga, karena ini kekuatan kita, kekuatan bangsa kita, dan ini harus kita jaga dan kita kelola sebagai energi untuk menghadapi indonesia ke depan yang lebih baik," ujarnya.

Sebab, lanjut Listyo, menurut data dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Intelkam, Jawa Timur menjadi wilayah dengan kriteria rawan dalam menghadapi pemilu 2024.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Kita lihat juga perkembangannya apakah masih tetap bertahan atau tidak. Tapi yg terpenting kita semua tidak boleh underestimate. Oleh karena itu untuk menghadapi situasi seperti itu, kita harus mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.