Minggu, 21 Jun 2026 20:33 WIB

Kisah Pilu Anak ASN Ponorogo Tunggui Jasad Ibunya 3 Hari dalam Rumah

Polisi memasangi police Line di lokasi tempat ASN di Ponorogo ditemukan meninggal dunia (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Polisi memasangi police Line di lokasi tempat ASN di Ponorogo ditemukan meninggal dunia (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 jatimnow.com - Ada kisah menyayat hati di balik penemuan mayat ASN berinisial DWH (45) di rumahnya. ASN Pemkab Ponorogo itu memang ditemukan tewas di rumahnya, Perumahan Pasade, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Rupanya, selama 3 hari, sejak DWH diperkirakan tewas, jasadnya ditemani anaknya yang berinisial QU.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Bocah 10 tahun itu juga tidak memberitahu warga, bahwa ibunya telah tiada.

“DWH tinggal bersama anaknya disini. Selama 3 hari itu, anaknya menunggui ibunya yang telah meninggal dunia,” ujar Wakil RT setempat di Perumahan Pasade, Wahyudin, Sabtu (23/12/2023).

Menurutnya, baik DWH maupun QU adalah pribadi tertutup. Warga sebelah rumahnya pun tidak tahu kapan DWH ada di rumah maupun tidak.

“Selama 3 hari ibunya meninggal dunia, anaknya ya di rumah. Bahkan dua kali keluar beli makan. Anaknya memang jarang keluar, kurang sosialisasi,” kata Wahyudin.

Setali tiga uang, dikatakan Arin, guru QU saat QU masih duduk bangku sekolah TK.

Dia mengatakan, bahwa ada pesan masuk dari nomor DWH. Saat itu, QU meminta Arin untuk ke rumah DWH.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

“Saya sama DWH sering komunikasi. Waktu pertama hanya meminta saya ke sini,” terang Arin.

Dia kemurian berbalas pesan, kemudian tahu bahwa yang mengirim pesan bukan DWH, melainkan QU.
Menurutnya, dalam pesan QU mengatakan bahwa DWH telah meninggal dunia.

“Saya kaget, dan mencoba menelpon. Saya telepon, diangkat QU, ngomong ibu meninggal, ibu meninggal. Hanya itu saja dan terus berulang. Saya langsung ke sini,” tegasnya.

Namun saat sampai di lokasi, rumah DWH malah tertutup. Dia bingung, dan mencoba membuka jendela.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“QU posisinya di teras. Saya minta QU membuka pintu dan benar DWH sudah meninggal dunia. Baru laporan RT dan polisi,” pungkasnya.

Sebelumnya, tak keluar rumah selama 3 hari, seorang aparatur negeri sipil (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo ditemukan meninggal dunia di rumahnya.

ASN berinisial DWH (45) telah membusuk di rumahnya di Perumahan Pasadena, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/12/2023).

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.