Senin, 22 Jun 2026 17:26 WIB

PHE WMO Kembangkan 2 Inovasi Baru, Tingkatkan Produksi Garam di Bangkalan

Foto: Fathor Rahman
Foto: Fathor Rahman

jatimnow.com - PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), bagian dari Zona 11, Subholding Upstream Pertamina kembali mengembangkan dua inovasi baru untuk meningkatkan produksi garam di Bangkalan.

Tahun ini, untuk menaikkan produksi garam di Bangkalan, PHE WMO berinovasi dengan Kristalisasi Garam Berbahan Bakar Briket Rakyat (Siram Berbakat) menggunakan teknologi Ulir Filter (TUF). Kedua inovasi tersebut bertujuan untuk mempercepat evaporasi garam sehingga produksi garam meningkat.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Field Manager PHE WMO, Markus Pramudito mengatakan, pihaknya juga mempersiapkan petani garam untuk mampu tanggap cuaca melalui pemantauan awan dengan teropong binocular serta mengukur kecepatan dan arah angin.

“Selain itu juga dilakukan pengembangan HUB jaringan kerja sama petani garam rakyat, sehingga desa di sekitar lokasi program bekerjasama dengan Bumdes dalam distribusi garam, sehingga stabilitas harga garam akan terjaga," ujarnya, Kamis (21/12/2023).

Markus mengatakan, pihaknya ingin stabilitas harga garam terjaga, sehingga masyarakat sejahtera.

"Sebagai perluasan edukasi, kami juga membuat buku edukasi yang dapat digunakan sebagai media belajar untuk anak-anak SD hingga di perguruan tinggi,” tambahnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Dari dua inovasi yang dikembangkan ini, PHE WMO berhasil mempertahankan 'Proper Emas' yang telah diraih di tahun sebelumnya dengan mengembangkan inovasi Salt Center Terintegrasi.

Penghargaan 'Proper Emas' merupakan penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan tersebut diberikan sebagai upaya menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat bersamaan dengan upaya peningkatan produksi melalui kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi.

Penghargaan ini juga diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Direktur Pengembangan dan Produksi Awang Lazuardi yang mewakili peraih Proper Emas di lingkup Subholding Upstream Pertamina.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

General Manager Zona 11, Muzwir Wiratama mengaku bangga dengan capaian PHE WMO yang bisa mempertahankan kembali 'Proper Emas' ini.

"Ini merupakan bukti komitmen kami untuk tetap memperkuat peran industri migas tanpa melupakan kelestarian lingkungan dan juga memberikan manfaat kepada pemangku kepentingan, termasuk masyarakat lokal di sekitar operasi melalui program pemberdayaan masyarakat," imbuhnya.

Ia mengaku, penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berupaya memberikan kinerja yang terbaik dan komitmen seluruh unit usaha di Pertamina untuk mendukung pemerintah dalam pencapaian agenda internasional Sustainable Development Goals (SDGs) yang akan berakhir pada 2030.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.