Jumat, 19 Jun 2026 01:54 WIB

Kelakar Zulhas Soal Amin dalam Salat, Ketua Umum MUI Gus War Beri Nasihat

Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar turut menanggapi heboh kelakar Zulkifli Hasan soal ‘Amin’ dalam salat. Gus War meminta semua pihak berhati-hati ketika bercanda menggunakan diksi agama.

Gus War menjelaskan, Amin merupakan kalimat sunnah dalam salat yang ada sejak jaman Rasulullah. Bahkan, akan terus ada hingga kiamat nanti. Amin merupakan doa yang memiliki arti harapan agar Allah mengabulkan permintaan atas doa tersebut.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Memang menghilangkan kalimat Amin tidak mengganggu syarat sah salat. Namun, menurut Gus War, jika kemudian dikaitkan dengan kebencian terhadap pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, hal ini tidak benar.

“Amin adalah suatu kalimat yang disunnahkan oleh syariat untuk dibunyikan setelah orang membaca waladhollin (Al Fatihah) atau ketika orang berdoa, itu hukumnya sunnah. Aslinya seperti itu. Dan artinya Amin itu mudah-mudah Allah mengijabahi permintaan saya, orang tua saya dan guru-guru saya. Itu sudah ada sejak partai ini belum ada, sejak Indonesia belum ada, sejak jaman Rasul sejak dulu kala dan akan ada selama-lamanya sampai kiamat,” kata Gus War saat ditemui di Pondok Pesantren Al Amin Ngasinan, Kota Kediri, Kamis (21/12/2023) sore.

“Kemudian akhir-akhir ini dalam rangka Pilpres ada calon presiden dan wakil presiden yang kebetulan yang satu namanya Anies yang satu Muhaimin. Untuk memudahkan kemudian disingkat menjadi Amin. Anies dan Muhaimin. Tetap dua kalimat ini tidak sama. Yang satu nuansa agama murni, yang satu Pilpres murni,” tambahnya.

Gus War dalam hal ini ingin memberikan nasihat untuk semua pihak agar lebih berhati-hati ketika bercanda menggunakan diksi agama. Karena dampaknya yang sangat berbahaya.

“MUI mengambil posisi memberi nasihat kepada kiai para ulama, para politisi juga para capres dan cawapres untuk berhati hati dalam menggunakan diksi agama,” pesannya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Pihaknya juga berharap seluruh rakyat Indonesia untuk tetap menjaga persatuan Indonesia, tetap menjaga Indonesia yang aman dan damai dan pemilu yang damai.

“Jangan sampai karena kasus ini kemudian kita terprovokasi. Sebab tentu kita tidak ingin pemilu ini berakibat pecahnya persatuan Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, Zulhas saat berpidato di rapat kerja nasional (rakernas) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kota Semarang, Selasa (19/12/2023) menyinggung tentang gerakan 'Salat Cinta Prabowo' yang menghindari gerakan dan ucapan salat yang mengarah ke mendukung Anies dan Cak Imin.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

Salah satunya, yakni enggan mengucapkan 'Amin' saat Al Fatihah.

“Jadi kalau salat magrib baca Al-fatihah waladholin, ada yang diem sekarang pak," ujar Zulhas.

Sama seperti yang disampaikan Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustad Adi Hidayat (UAH), Zulhas juga turut membagikan cerita tentang gerakan tahiyat akhir yang mengganti mengangkat satu jari menjadi dua jari.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.