Kamis, 18 Jun 2026 18:48 WIB

Hendak Tertibkan APK, PKD di Trenggalek Diduga Jadi Korban Pembegalan

Ketua Bawaslu Trenggalek, Rusman Nuryadin. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Ketua Bawaslu Trenggalek, Rusman Nuryadin. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow,com - Seorang anggota Pengawas Kelurahan Desa (PKD) di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek diduga menjadi korban pembegalan.

PKD tersebut dibegal saat hendak melakukan aktivitas penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). Sepeda motor korban diambil oleh pelaku. Saat ini kasus tersebut masih diselidiki oleh Satrekrim Polres setempat.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek, Rusman Nuryadin mengatakan, bahwa hari ini pihaknya telah mengintruksikan kepada Panwascam hingga PKD untuk melakukan pemantauan penertiban APK.

Namun, pada saat berlangsung penertiban APK, pihaknya mendapatkan informasi adanya PKD Desa Wonokerto yang menjadi korban aksi begal.

"Untuk kondisi korban kami masih menunggu laporan dari Panwascam Suruh," ujarnya, Rabu (20/12/2023).

Dari informasi Panwascam, awalnya korban yang saat itu mengendarai motor untuk melakukan giat penertiban APK dihadang oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal. Saat itu korban dihentikan dan digulingkan ke tanah, dan pelaku membawa motor korban kabur.

Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

Kasus ini sudah ditangani oleh kepolisian. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan apakah kasus ini murni kriminal atau ada motif lain.

"Saat ini kasus sudah ditangani polisi. Korban juga telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian," paparnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abadin mengatakan, berdasarkan keterangan yang didapat kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Nasional Suruh-Dongko.

Baca Juga: Lawan 4 Maling Motor, Relawan SPPG Jember Terkena Sabetan Celurit

Saat ini polisi telah mendapatkan ciri-ciri tersangka dan telah melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pembegalan.

"Lokasi pembegalan pada saat itu memang sepi. Dan itu dimanfaatkan tersangka untuk melakukan begal," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.