Senin, 22 Jun 2026 10:37 WIB

Hasil Autopsi Mayat Membusuk di Banyakan Kediri: Ada Luka di Kepala

Olah TKP penemuan mayat di Banyakan. (Foto : Polsek Banyakan for jatimnow.com)
Olah TKP penemuan mayat di Banyakan. (Foto : Polsek Banyakan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi mengungkap hasil autopsi mayat pria yang ditemukan terkubur di pekarangan belakang rumah warga Desa/Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, akhir pekan lalu. Hasilnya, polisi menyebut ada luka akibat benturan keras di bagian kepala.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Nova Indra mengatakan, berdasarkan hasil autopsi ditemukan indikasi benturan keras yang menyebabkan luka pada tubuh bagian atas. Hasil ini masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan dokter forensik RS Bhayangkara Kediri.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

“Hasil autopsi memang ada indikasi benturan pada tubuh bagian atas. Namun masih akan kita pastikan dulu dengan dokter forensik, terkait penyebab kematian. Nantinya akan dilakukan pendalaman bersama,” jelas AKP Nova, Rabu (20/12/2023).

Sebelumnya, AKP Nova juga mengungkapkan bahwa Asrori (53) diduga telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan di lokasi. Saat ditemukan, kepalanya terbungkus kresek warna putih. Badannya membengkak, berbau menyengat dan sulit dikenali.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

AKP Nova mengungkapkan, dalam proses penyelidikan ini, pihaknya juga melibatkan Dinas Sosial karena perempuan yang disebut-sebut sebagai pacar Asrori, Anis Fatmawati (48) memiliki riwayat gangguan jiwa.

Selama proses pemeriksaan, keterangan saksi, sebagai pemilik rumah itu juga selalu berubah-ubah. Akan tetapi, lanjutnya, berdasarkan keterangan saksi lain, korban memang sempat mengunjungi rumah Anis sebelum ditemukan terkubur tidak sempurna dengan kaki, tangan dan perut menyembul ke permukaan tanah.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Untuk dugaan pembunuhan masih terus kita dalami dengan pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah, agar dapat menentukan ke arah sana (pembunuhan) atau tidak,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.