Senin, 22 Jun 2026 18:56 WIB

KPU Lamongan Sosialisasikan Distribusi Logistik di Tengah Ancaman Bencana Hidrometereologi

Sosialisasi dan pendidikan pemilih pada wilayah daerah rawan bencana oleh KPU Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sosialisasi dan pendidikan pemilih pada wilayah daerah rawan bencana oleh KPU Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - KPU Lamongan gencar mensosialisasikan rencana tahapan distribusi logistik di tengah tantangan dan ancaman bencana hidrometereologi.

Seperti diketahui, Pemilu mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2024, yang merupakan puncak musim hujan. Hal ini bisa berdampak adanya potensi kendala saat pendistribusian logistik.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

KPU Lamongan pun melakukan antisipasi dini. Salah satunya, dengan menggandeng BPBD serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat untuk melakukan sosialisasi dengan sasaran stakeholder, kepala desa dan camat pada daerah rawan bencana.

Komisioner KPU Lamongan, Divisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Partipasi Masyarakat dan SDM, Khoirul Anam menyampikan kegiatan kali ini digagas untuk meminimalisir kendala saat tahapan distribusi Pemilu 2024.

"Agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih kali ini menghadirkan 12 camat dan hampir 60 kepada desa di daerah rawan bencana. Tentu fungsinya untuk melakukan persiapan guna mengurangi kendala saat distribusi," kata Anam, Senin (18/12/2023).

Disampaikan Anam, bila banjir, tanah longsor, dan banjir rob diprediksi akan terjadi sehingga harus segera diantisipasi.

"Ya Lamongan memiliki sejumlah potensi bencana, maka dari itu kita diskusi dan melakukan antisipasi dini, khususnya banjir dan tanah longsor harus dicari solusinya," beber dia.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Untuk langkah konkritnya, ungkap Anam, hal yang paling riskan, yakni saat proses distribusi yang mungkin bisa terkendala cuaca buruk.

"Untuk dokumen dan logistik yang mudah rusak terkena air harus dikemas dengan rapi, serta perlu pengaman khusus, seperti penggunaan plastik berlapis sebagai pembungkus," ungkapnya.

Selain itu, pemilihan gudang logistik pada tingkat kecamatan diharuskan berada di lokasi strategis serta penggunaan palet atau alas yang tinggi untuk meminimalisir genangan air.

Sementara itu, Kepala BPBD Lamongan, Joko Raharto menyampaikan sejumlah wilayah beserta potensi bencana yang menyertainya. Antara lain, Dapil 1 Lamongan, Tikung, Karangbianangun, Deket, Glagah, Sarirejo, potensi bencananya banjir.

Baca Juga: Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga

Dapil 2, Sukorame, Bluluk, Modo, Ngimbang, Sambeng, Mantip, Kembangbahu, jalan rusak dan kendala rute serta potensi longsor.

Kemudian, Dapil 3 Babat, Kedungpring, Sugio, Pucuk, banjir dan pohon tumbang. Pada Dapil 4 Sekaran, Maduran, Sukodadi, Karanggeneng, Kalitengah, Turi, banjir tahunan.

"Untuk Dapil 5, Brondong, Laren, Paciran, Solokuro, yakni banjir rob," urainya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.