Minggu, 14 Jun 2026 21:02 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Dubes Inggris Nguleg Rujak, Endingnya Begini!

Gubernur Khofifah bersama Duta Besar Dominic Jermey saat menguleg bumbu rujak bersama. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Gubernur Khofifah bersama Duta Besar Dominic Jermey saat menguleg bumbu rujak bersama. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Inggris Untuk Indonesia dan Timor-Leste HE, Dominic Jermey di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Keduanya membahas tentang kerjasama strategis di Grahadi. Namun, ada hal yang tak kalah menarik dimana Khofifah mengajak Dubes Inggris untuk mencicipi sekaligus membuat sendiri kudapan khas Jawa Timur, rujak manis.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Dominic Jermey bahkan tak segan menguleg sendiri menggunakan cobek dan uleg-uleg paduan racikan bumbu yang dibuat langsung oleh Khofifah, di halaman belakang Grahadi.

Keduanya nampak gayeng. Usai menguleg bumbu rujak, keduanya pun bersantap bersama mencicipi hasilnya.

Pada pertemuan sebelumnya, baik Pemprov Jatim maupun Inggris memang berencana untuk melakukan pengembangan pada inovasi pendidikan dan transportasi publik.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"Nantinya peningkatan pendidikan ini bisa menciptakan peluang ekonomi yang sangat besar. Hal inilah yang kami coba usahakan demi kesejahteraan masyarakat kita," kata Dominic, dalam siaran resminya, Sabtu (16/12/2023).

Sementara Gubernur Khofifah mengatakan, selain pendidikan, pihaknya juga membahas tentang proyek kereta api massal berbasis listrik ini akan menjawab kebutuhan angkutan massal di Surabaya dan sekitarnya. Nantinya juga direncanakan akan terkoneksi dengan angkutan di kawasan Gerbangkertasusila.

Terlebih proyek ini penggarapannya juga akan melibatkan Inggris lewat Tim Manajemen Transport for London (TFL). Karena mereka terbukti sangat kompeten dalam menciptakan teknologi transportasi canggih.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Salah satu buktinya, mereka berhasil membangun transportasi kereta api cepat bahkan di atas gedung pencakar langit yang sudah berdiri sebelumnya cukup lama.

"Teknologi strategis seperti ini yang kami harap bisa diwujudkan di Jawa Timur. Untuk SRRL, saat ini sudah ada studi kelayakan dari KfW dan JICA yang akan dipertajam tim dari Kedutaan Inggris. Insya Allah proyek ini akan kami publikasikan sebelum tanggal 25 Desember ini," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.