Jumat, 19 Jun 2026 08:55 WIB

Puluhan Anak-anak dari Surabaya Nggandol Truk, Diamankan Polisi di Bangkalan

Puluhan anak yang diamankan karena menggandol truk. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Puluhan anak yang diamankan karena menggandol truk. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimow.com - Personel Patwal Satlantas Polres Bangkalan mengamankan puluhan anak-anak dari Surabaya yang menggandol truk. Tujuan mereka hendak mandi ke Sungai Tunjung, Burneh, Bangkalan.

KBO Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Muhammad Nurcahyo mengatakan puluhan anak-anak diamankan dari sebuah truk yang melintas di akses Jembatan Suramadu dari arah Surabaya. Truk tersebut memasuki area Bangkalan dan dicegat oleh polisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Jadi kami berhasil mengamankan anak-anak tersebut dari sebuah truk. Mereka nekat naik ke truk untuk bisa masuk ke Bangkalan," jelasnya, Sabtu (16/12/2023).

"Mereka segerombolan ini nekat ke Bangkalan untuk mandi ke Sungai Tunjung dan mereka tidak pamit ke orang tuanya," tambahnya.

Nurcahyo juga mengatakan, anak-anak itulah juga yang selama ini meresahkan warga Bangkalan. Sebab, mereka kerap mengadang kendaraan bak terbuka untuk bisa ditumpangi kembali kearah Surabaya.

"Ya anak-anak ini yang sering mengadang truk. Maka kami turunkan dari truk itu dan bawa anak-anak ke Dinas Sosial Bangkalan," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Kasi Perlindungan Anak dan Lansia Dinas Sosial Bangkalan, Nurul Fauziah mengatakan anak-anak yang terjaring razia berusia sekitar 9 tahun hingga 15 tahun. Sedangkan jumlah yang terjaring yakni terdapat 37 anak.

"Untuk jumlahnya ada 37 anak dengan rentang usia 9 sampai 15 tahun. Rata-rata itu anak sekolah tapi ada juga yang putus sekolah," ungkapnya.

Ia mengaku, puluhan anak-anak itu juga sudah dikembalikan ke Dinas Sosial Surabaya agar bisa kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami sudah kembalikan ke Pemkot Surabaya selanjutnya mereka yang mengembalikan ke orangtua masing-masing," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.