Kamis, 18 Jun 2026 06:03 WIB

Turunkan Lapis Kedua, Perseta Tulungagung 1970 Kalah Lawan PSM Madiun

Pemain Perseta Tulungagung 1970 saat melawan PSM Madiun. (Foto: Instagram @Perseta1970)
Pemain Perseta Tulungagung 1970 saat melawan PSM Madiun. (Foto: Instagram @Perseta1970)

jatimnow.com - Menurunkan pemain lapis kedua, Perseta Tulungagung 1970 kalah dari tuan rumah PSM Madiun, dalam laga lanjutan grup J kompetisi Liga 3 Jawa Timur.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Wilis Madiun kemarin sore, Perseta Tulungagung kalah dengan skor telah 3-0. Meskipun begitu kekalahan ini tidak berpengaruh karena Perseta Tulungagung 1970 telah dipastikan lolos ke babak 28 besar.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Pelatih Perseta Tulungagung 1970, Medi Redondo mengatakan banyak pemain muda yang diturunkan dalam pertandingan ini. Mereka sengaja menjadikan dua laga terakhir untuk menambah jam terbang para pemain muda tersebut.

Para pemain lapis kedua ini berhasil menahan imbang PSM Madiun hingga babak pertama berakhir. Namun mereka akhirnya harus menelan kekalahan dan kebobolan 3 gol di babak kedua.

"Secara hasil memang kalah, namun kami berhasil menahan imbang hingga babak pertama," ujarnya, Sabtu (16/12/2023).

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Dari hasil evaluasi, para pemain muda ini masih membutuhkan tambahan menit bermain. Mental mereka juga perlu diasah lagi. Medi mengisyaratkan akan kembali menurunkan pemain muda saat menghadapi Arema Indonesia FC di laga pamungkas penyisihan grup.

"Kita masih akan lihat kondisi para pemain, tapi pertandingan terakhir akan kami maksimalkan untuk menambah menit bermain pemain muda," tuturnya.

Kebijakan menurunkan pemain muda ini juga merupakan strategi Medi untuk menjaga kebugaran pemain utama. Rotasi harus dilakukan guna mempersiapkan di babak 28 besar. Terlebih mereka akan menghadapi lawan yang lebih berat lagi. Selain itu Medi menginginkan kualitas pemain utama dan lapis kedua tidak terlalu jauh berbeda.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

"Ini merupakan upaya meningkatkan permainan pemain muda juga," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.