Kamis, 18 Jun 2026 11:54 WIB

Tukang Cukur Nyabu agar Kuat Melek Bikin Akik, Ditangkap di Bangkalan

Tersangka saat diamankan Polres Bangkalan.  (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Tersangka saat diamankan Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang tukang cukur rambut berinisial A (53) warga Desa Langkap Kecamatan Burneh, Bangkalan ditangkap polisi. Ia tertangkap basah menyimpan sabu-sabu di dalam rumahnya.

Hal itu diungkap oleh Kasatreskoba Polres Bangkalan, Iptu Kokoh Hari Sanjaya melalui KBO Satreskoba Polres Bangkalan, Iptu Sarminto. Ia menjelaskan, barang haram yang dimiliki pelaku diperoleh dari salah satu rekannya yaitu S yang saat ini masih dalam pengerjaan petugas.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Dari pengakuan pelaku, sabu-sabu itu diperoleh dari temannya. Masih kami telusuri keberadaannya," ujarnya, Kamis (13/12).

Dari pengakuan pelaku pada petugas mengatakan ia nekat menggunakan narkotika itu agar bisa melek semalaman. Sebab, tak hanya menjadi tukang cukur, dirinya juga membuat akik saat malam hari.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Alasan pelaku menggunakan sabu supaya bisa tahan melek semalaman," jelasnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku polisi melakukan penggeledahan dan menemukan sabu seberat 1 gram yang sudah dipecah menjadi 4 klip kecil siap edar. Selain mengedarkan sabu, pelaku juga kerap menggunakan barang haram itu.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Pelaku juga sebagai pemakai sabu. Dari hasil penggeledahan dirumahnya, selain barang bukti 4 klip kami juga temukan satu set alat hisap yang digunakan pelaku," pungkasnya.

Akibat perbuatannya itu, pelaku harus mendekam dipenjara dan dituntut pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.