Rabu, 17 Jun 2026 10:23 WIB

Tiga Pejabat Teras Pemkab Bojonegoro Diperiksa Kejari, Ada Kasus Apa?

Kabag Umum Djuono usai diperiksa penyidik Kejari Bojonegoro (Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kabag Umum Djuono usai diperiksa penyidik Kejari Bojonegoro (Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro kembali melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyimpangan pengadaan mobil Siaga Desa 2022.

Kali ini, giliran tiga pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang dipanggil penyidik Kejari untuk dimintai keterangan, Senin (11/12/2023).

Baca Juga: Genjot PAD, Surabaya Ubah Aset Nganggur Jadi Cuan lewat SASETBOYO

Ketiga pejabat teras Pemkab Bojonegoro yang dimaksud, yakni Kabag Umum Djuono, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Luluk Alifah, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Djoko Lukito.

Dari pantauan di lokasi, Asisten I Setda Djoko Lukito nampak datang terlebih dahulu memenuhi panggilan dari penyidik Kejari Bojonegoro.

Djoko Lukito mengungkapkan, bahwa ada beberapa materi pertanyaan, di antaranya adalah terkait proses pengajuan proposal hingga proses penganggaran ratusan mobil siaga desa.

"Ditanya terkait proses proposal (pengajuan) hingga penganggaran, yang lain (pertanyaan) saya lupa," kata Djoko pada awak media.

Djoko Lukito mengaku baru pertama kali dipanggil Kejari Bojonegoro untuk diperiksa soal pengadaan 384 unit mobil siaga desa.

Berbeda, Kabag Umum Pemkab Bojonegoro Djuono memilih irit bicara kepada awak media, ketika ditanya ikhwal pemeriksaan hari ini.

Baca Juga: APBD Bojonegoro Sisa Rp1,58 Triliun, Serapan Tak Memenuhi Target 80 Persen

"Silahkan tanya ke Pidsus untuk lebih jelasnya," singkatnya, sambil berlalu menghindari awak media.

Senada, Kepala BPKAD Luluk Aliran juga irit bicara saat hendak dikonfirmasi oleh sejumlah awak media. Luluk diperiksa kurang lebih 4 jam oleh penyidik kejaksaan. Lebih lama dibandingkan dua saksi sebelumnya.

"Iya sudah saya jawab semua yang ditanyakan (penyidik) sesuai perintah atasan. tadi ada banyak yang ditanyakan (soal mobil siaga desa)," singkatnya.

Terpisah, Kasi Pidsus Aditia Sulaiman mengungkapkan bahwa ketiga pejabat teras Pemkab Bojonegoro yang diperiksa hari ini merupakan lanjutan dari penyelidikan dugaan penyimpanan pengadaan mobil Siaga Desa tahun 2022.

Baca Juga: Respon Pemkab Bojonegoro soal Ibu Muda Ditandu 6 Kilo Gegara Jalan Rusak

"Pemeriksaan hari ini untuk asisten pemerintahan dan Kabag Umum yang kita periksa berkaitan dengan administrasi surat menyurat kepada Bupati. Kemudian (pemeriksaan) untuk BPKAD terkait penganggaran itu seperti apa," Terang Aditia.

Sejauh ini penyidik Kejari Bojonegoro telah memanggil lebih dari 25 saksi baik dari Kepala Dinas, Kepala Desa, Timlak hingga diler mobil.

Kedepan, Lanjut Aditia pihaknya kembali akan memanggil Bapenda untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Untuk diketahui, penyidik Kejari Bojonegoro menemukan dugaan penyimpangan dalam proses penganggaran dan pembelian mobil siaga desa jenis APV GX dan Luxio secara off the road. Temuan yang dimaksud, yakni penetapan harga untuk pembelian off the road mobil jenis APV tidak sesuai faktur dan terdapat selisih sebesar Rp128 juta tiap unitnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.