Kamis, 18 Jun 2026 13:39 WIB

APBD Bojonegoro Sisa Rp1,58 Triliun, Serapan Tak Memenuhi Target 80 Persen

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 tak mencapai target yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. 

Dari target 80 persen, Pemkab hanya berhasil menyerap 79 persen. Dari total APBD 2025 sebesar Rp7,8 triliun, anggaran yang terserap batu Rp6,2 triliun atau 79,94 persen. 

Baca Juga: Respon Pemkab Bojonegoro soal Ibu Muda Ditandu 6 Kilo Gegara Jalan Rusak

Dengan demikian, masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp1,58 triliun yang belum terealisasi dan otomatis menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun 2025.

Kepala Bidang Akuntansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Anie Susanti Hartoyo. Menurutnya, capaian serapan tersebut dihitung hingga penutupan tahun anggaran atau akhir Desember 2025.

“Hampir mencapai target 80 persen yang ditetapkan Pemkab Bojonegoro,” ungkap Anie, Kamis (1/1/2026).

Anie menjelaskan, seluruh sektor belanja secara umum telah melampaui angka 50 persen. 

Baca Juga: Medsos Pemkab Bojonegoro Diretas

Belanja pegawai tercatat terserap Rp1,7 triliun dari total pagu Rp2,2 triliun atau sebesar 77,88 persen. Sementara belanja barang dan jasa mencapai Rp1,31 triliun dari pagu Rp1,6 triliun atau setara 78,28 persen.

Selain itu, belanja hibah terealisasi sebesar Rp272 miliar dari pagu Rp326 miliar. Untuk belanja bantuan sosial (Bansos), anggaran yang terserap mencapai Rp114 miliar dari total pagu Rp170 miliar.

“Rata-rata sudah melampaui 50 persen (dari pagu anggaran),” jelas Ani.

Baca Juga: 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Bojonegoro Terpilih, Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, tetap mengapresiasi capaian serapan APBD 2025 yang hampir menyentuh target. Namun, ia menyoroti besarnya sisa anggaran yang berpotensi menjadi Silpa.

“Jika dihitung sisa serapan mencapai Rp1,5 triliun, dan ini menjadi silpa,” ujar Lasuri

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.