Kamis, 18 Jun 2026 13:08 WIB

Rendang Beef Wellington, Paduan Citarasa Nusantara dan Western Suguhan Aston Hotel Sidoarjo

Rendang Beef Wellington. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Rendang Beef Wellington. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbagai menu bercita rasa khas terbaru diluncurkan oleh Aston Hotel Sidoarjo. Salah satunya adalah Rendang Beef Wellington, menu percampuran rasa Nusantara dengan western.

"Memadukan rendang dengan Beef Wellington karena Aston sedang gempar-gemparnya menaikan lagi masakan Indonesia khusunya Nusantara. Jadi siapapun yang makan di Aston Sidoarjo, ia bisa kembali lagi merasakan rasa yang otentik," kata Executive Chef Aston hotel Sidoarjo, Raden Febriansyah menyampaikan mengenai keunikan dari Rendang Beef Wellington, Kamis (7/12/2023).

Baca Juga: Kuliner Indonesia Kaya 2026, Menguak Rahasia Dapur Sultan dan Jalur Rempah

Raden melanjutkan walaupun merupakan percampuran masakan western, namun tetap otentik rendang tidak dihilangkan. Selain itu ada bumbu rendang dan berbagai sayuran Indonesia pada umumnya.

Tidak hanya itu saja, namun kulit pelapis Rendang Beef Wellington masih menggunakan kulit risoles sebagai perpaduan tradisional dan western namum tetap memiliki rasa otentik dari rasa yang sebenarnya.

"Persamaannya dengan rendang, lebih pada tekstur. Dimana Beef Wellingtone sudah kita marinasi selama satu hari agar tekstur dan rasa bumbu rendang bisa menyatu dan dagingnya bisa empuk," tutur Raden.

Baca Juga: Pandawa Harumkan Warisan Kuliner Indonesia di Jantung Kota Sydney

"Sedangkan perbedaannya sendiri dari segi tekstur, kalau rendang makan daging dan bumbu, jika di Wellingtone sendiri, kita padukan dengan roti dan ada sayuran yang jadi satu, kemudian kita siram sendiri dengan sausnya otentik basic rendang," imbuhnya.

Ia menambahkan tata cara pembuatan Rendang Beef Wellington salah satu menu khas terbaru Aston hotel Sidoarjo.

"Beef Wellington setelah dimarinasi kita panggang sejenak di teflon dengan butter, kemudian untuk kulit lapisan pertama kita siapkan satu lembar, tambahkan bumbu rendang, jamur dan sayur yang telah dimasak, juga beef tadi, gulung menyeluruh. Lapisan terluar dengan puff pastry yang disemprot kuning telur dan susu, baru masukan dalam oven," terangnya.

Baca Juga: Lontong Kikil Mak Anik Menu Spesial Bulan Juli, Nikmati Sensasi Kelezatannya!

Karena kulit bagian Rendang Beef Wellington terbuat dari puff pastry, maka cocok dinikmati di berbagai waktu makan.

"Kulitnya terbuat dari puff pastry. Jadi untuk sarapan, makan siang ,makan malam masih oke, tidak terlalu berat karena tidak terlalu banyak memakai santan namun kita ganti dengan susu, jadi disausnya sendiri kita pakai krim tidak terlalu heavy namun agak sedikit light, untuk makanya sendiri kita padukan dengan mash potato," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.